Cara Membasmi Rayap di Dalam Rumah, Bisa Pakai Panas atau Cuka

rayap, Cuka, Cara Membasmi Rayap di Dalam Rumah, Bisa Pakai Panas atau Cuka, 1. Beri panas, 2. Cuka putih, 3. Insektisida kimia, 4. Sistem umpan, 5. Fumigasi profesional, 6. Perawatan dan pencegahan

Sering kali terjadi uang kertas yang disimpan di tabungan rumah tiba-tiba rusak karena dimakan rayap. Atau pakaian di lemari yang tiba-tiba penuh lubang akibat digerogoti rayap.

Belum lagi, berbagai furnitur yang jadi keropos karena rayap masuk rumah dan berkoloni memakan kayu.

Serangan rayap di dalam rumah merugikan secara finansial, karena merusak berbagai perabotan berharga.

Lantas, bagaimana sebenarnya cara membasminya yang paling tepat?

Mengetahui tanda awal serangan rayap

Rayap masuk ke rumah melalui retakan, area lembap, atau kayu yang bersentuhan langsung dengan tanah, sehingga pencegahan dan pemeriksaan awal sangat penting.

Para pakar pengendali hama menyebut metode panas, umpan, bahan kimia, atau fumigasi dapat membunuh rayap, meski masing-masing metode harus disesuikan menurut kondisi masing-masing.

Dilansir dari laman Martha Stewart, entomolog Trent Frazer sekaligus direktur senior jaminan mutu di Aptive Pest Control, menyarankan untuk memperhatikan tanda-tanda serangan rayap berikut ini:

  • Ada rerowongan tanah (mud tubes): Terowongan seukuran pensil yang terbuat dari tanah dan air liur rayap, biasanya ditemukan di dinding atau fondasi.
  • Ada sayap yang rontok: Sayap kecil dan transparan yang ditinggalkan rayap bersayap (swarmer), sering ditemukan di dekat jendela, pintu, atau sumber cahaya.
  • Ada kayu berlubang atau menggembung: Kayu terdengar kopong saat diketuk atau permukaannya tampak menggembung akibat dimakan dari dalam.
  • Ada retakan fondasi: Retakan kecil dapat menjadi pintu masuk rayap dan sering ditemukan berdekatan dengan terowongan tanah.
  • Lantai, dinding, atau plafon rusak atau melendut: Permukaan terasa lembek atau tidak rata akibat melemahnya struktur dari dalam.

Cara membasmi rayap

rayap, Cuka, Cara Membasmi Rayap di Dalam Rumah, Bisa Pakai Panas atau Cuka, 1. Beri panas, 2. Cuka putih, 3. Insektisida kimia, 4. Sistem umpan, 5. Fumigasi profesional, 6. Perawatan dan pencegahan

Ilustrasi rayap. Cara membasmi rayap.

Rayap selalu mencari makanan (kayu dan bahan berselulosa lain) serta kelembapan.

“Infestasi biasanya dimulai ketika koloni rayap tanah yang hidup di dalam tanah menemukan jalan masuk ke rumah melalui retakan fondasi, celah di sekitar pipa, atau kontak langsung kayu dengan tanah,” jelas Jeremy Logsdon, salah satu pemilik Preventive Pest Control di Houston, AS.

Berikut metode paling umum untuk menangani infestasi rayap:

1. Beri panas

Metode non-kimia yang aman biasanya dengan cara menaikkan suhu di area terinfestasi hingga tingkat yang mematikan rayap.

Cara ini untuk menghindari penggunaan insektisida dan efektif untuk infestasi lokal.

Namun sayang, pemberian suhu panas ini tidak dapat menjangkau rayap yang tersembunyi jauh di dalam dinding. Cara ini hanya bisa digunakan untuk infestasi skala kecil, smisal di buku atau rak kecil.

Anda bisa membungkus buku dengan plastik, lalu menjemurnya di bawah sinar matahari.

2. Cuka putih

Dilansir dari laman Homes and Gardens, cuka putih adalah produk rumah tangga yang umum digunakan untuk berbagai keperluan rumah, termasuk membasmi rayap.

Mengombinasikan setengah cangkir cuka dengan perasan dua buah lemon menghasilkan semprotan asam yang efektif, lebih aman dibandingkan asam borat, namun tetap mampu membunuh rayap.

Larutan ini juga ideal untuk diserapkan ke bagian kayu yang sudah rusak guna membersihkan rayap dari celah-celah kayu.

Ulangi proses penyemprotan campuran air lemon dan cuka putih pada area yang terinfeksi, lalu periksa setiap beberapa hari untuk memastikan apakah rayap telah berhasil dihilangkan.

3. Insektisida kimia

Insektisida kimia termasuk metode paling umum, terutama untuk rayap tanah, menurut Greg McKendall, CEO Kilter Termite and Pest Control.

“Termitisida cair diaplikasikan ke tanah di sekitar fondasi bangunan untuk menciptakan penghalang pelindung yang membunuh atau mengusir rayap saat mereka mencoba masuk,” jelasnya.

“Busa atau semprotan termitisida juga bisa disuntikkan ke dinding atau kayu untuk menargetkan infestasi yang diketahui,” tambahnya.

Jika memilih insektisida, pastikan berdiskusi dengan pembasmi hama tentang opsi ramah lingkungan yang tidak membahayakan serangga bermanfaat.

4. Sistem umpan

Stasiun umpan (bisa kayu atau buku) ditempatkan di sekitar bangunan hingga suatu saat rayap pekerja menemukannya, lalu seluruh koloni akan ikut memakannya.

“Stasiun umpan juga dapat dipasang di dalam bangunan, tepat di atas terowongan tanah aktif agar akses dan konsumsi umpan lebih cepat,” jelas Marcello.

“Metode ini relatif tidak mengganggu penghuni dan biasanya hanya perlu perawatan tiap tiga bulan atau setahun sekali.”

5. Fumigasi profesional

Fumigasi profesional sering digunakan untuk infestasi luas atau sulit dijangkau, terutama pada rumah atau bangunan besar.

Dalam proses ini, seluruh bangunan ditutup dan diisi gas yang menembus setiap bagian struktur untuk membunuh rayap.

Meski sangat efektif, McKendall mengingatkan bahwa fumigasi mengharuskan rumah dikosongkan selama beberapa hari dan paling cocok untuk masalah rayap kayu kering yang parah.

6. Perawatan dan pencegahan

Jika Anda tinggal di daerah rawan rayap, Marcello mengatakan tidak ada cara yang benar-benar ekonomis untuk membuat rumah sepenuhnya anti-rayap.

“Namun, Anda bisa membuatnya sebisa mungkin tidak ramah bagi mereka,” ujarnya.

McKendall merekomendasikan langkah-langkah proaktif berikut untuk mencegah infestasi dan menghindari kerusakan mahal:

  • Kurangi kelembapan di sekitar rumah. Perbaiki pipa bocor, bersihkan talang, dan pastikan drainase menjauh dari fondasi.
  • Hilangkan kontak langsung kayu dengan tanah. Jaga bagian kayu rumah setidaknya 15 cm di atas tanah. Gunakan penyangga beton atau logam untuk dek dan pagar. 
  • Rawat lanskap dengan baik. Pastikan cabang pohon dan semak tidak menyentuh rumah.
  • Tutup semua titik masuk. Tutup retakan fondasi dan celah di sekitar utilitas. Pasang kawat kasa pada ventilasi dan bukaan ruang bawah rumah. Jaga cat eksterior tetap baik untuk mengurangi celah kecil.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang