Bursa Asia Merosot Jelang Keputusan Suku Bunga Acuan The Fed
Bank sentral AS diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,5 perssn hingga 3,75 persen. Namun, para ahli mengatakan bahwa The Fed akan mengambil sikap hati-hati dengan mempetimbangkan data-data ekonomi.
“Saya tidak akan terkejut jika Jerome Powell berkata, ‘Kita sudah memangkas suku bunga, dan sekarang kita berada di posisi yang benar-benar perlu memperhatikan data,’ dan dia akan berhenti sejenak sebelum bersikap hawkish sebab melihat melemahnya pasar tenaga kerja,” kata Kepala Investasi Integrated Partners, Stephen Kolano, dikutip dari CNBC Internasional pada Selasa, 9 Desember 2025.
Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell menjawab pertanyaan wartawan
Indeks S&P/ASX 200 di Australia anjlok 0,34 persen pada awal perdagangan. Indeks berjangka Hang Seng Hong Kong berada pada level 25.763, hampir tidak berubah dari posisi terakhir.
Indeks Kospi di Korea Selatan melemah sebesar 0,10 persen. Indeks Shanghai dan Nifty 50 dibuka datar.
Presiden Donald Trump terhadap Nvidia atas penjualan chip H200 ke Tiongkok. Menurutnya, kepakatan yang memberikan pemerintah AS keuntungan besar.
Sayangnya, ketiga indeks acuan Wall Street terjungkal ke zona merah pada penutupan perdagangan semalam. Indeks S&P 500 turun 0,35 persen, Nasdaq Composite melemah 0,14 persen, dan indeks Dow Jones Industrial Average terkoreksi 215,67 poin atau 0,45 persen.