Allegri Setuju Serie A Diundur demi Timnas Italia di Playoff Piala Dunia
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, setuju dengan permintaan pelatih timnas Italia, Gennaro Gattuso, untuk mengundur jadwal laga-laga Serie A pada akhir pekan sebelum babak playoff Piala Dunia 2026 zona Eropa.
Permintaan tersebut diajukan agar Timnas Italia memperoleh waktu persiapan lebih panjang jelang menghadapi Irlandia Utara pada semifinal playoff, 26 Maret mendatang.
“Jika menangguhkan liga, kami tidak akan bermain dan kami bisa membantu tim nasional," ujarnya pada sesi konferensi pers jelang laga derbi Milan akhir pekan ini.
"Tetapi, saya pikir tim nasional memiliki peluang besar lolos ke Piala Dunia. Rino melakukan pekerjaan bagus. Jika liga ditangguhkan, kami akan berhenti, dan itu akan menjadi keuntungan bagi timnas.”
Langkah Italia menuju Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko memang rumit.
Jika timnas Italia berhasil melewati Irlandia Utara, mereka akan melakoni final playoff Path A melawan pemenang laga Wales versus Bosnia dan Herzegovina.
Partai final tersebut akan dimainkan tandang, baik di Cardiff maupun di Sarajevo, dua kandang yang memiliki dukungan penonton kuat dan siap memeberi tekanan kepada siapapun tim tamu.
Kondisi tersebut menempatkan Italia dalam situasi yang menuntut kesiapan penuh. Bermain tandang dengan tiket Piala Dunia sebagai taruhannya disebut menjadi tantangan signifikan bagi Azzurri di jalur playoff ini.
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) saat ini tengah berupaya mencari waktu di bulan Februari agar para pemain dapat berkumpul di Coverciano demi menambah durasi persiapan, mengingat tidak adanya jeda internasional hingga Maret tahun depan.
Gelandang Timnas Italia Sandro Tonali (kanan) merayakan gol kemenangan 4-5 bersama Giacomo Raspadori dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup I zona Eropa antara Israel dan Italia pada 8 September 2025 di Debrecen, Hongaria. (Foto oleh Attila KISBENEDEK / AFP)
Tantangan Italia di Jalur Playoff Piala Dunia
Timnas Italia terakhir kali tampil di Piala Dunia pada edisi 2014. Ketika itu, mereka berada satu grup dengan Uruguay, Kosta Rika, dan Inggris.
Timnas Italia membuka turnamen dengan kemenangan 2–1 atas Inggris sebelum kalah 0–1 dari Kosta Rika dan 0–1 dari Uruguay, yang juga diwarnai kartu merah Claudio Marchisio dan insiden antara Luis Suárez serta Giorgio Chiellini.
Hasil tersebut membuat Italia tersingkir di fase grup untuk kedua kalinya secara beruntun, setelah sebelumnya mengalami hal serupa pada Piala Dunia 2010.
Upaya Italia Bangkit dari Dua Kegagalan Beruntun
Selepas Piala Dunia 2014, penurunan prestasi Italia berlanjut. Mereka gagal lolos ke Piala Dunia 2018 setelah kalah dari Swedia pada babak playoff.
Kegagalan kembali terjadi pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 ketika Italia dikalahkan Makedonia Utara di fase playoff.
Dengan catatan tersebut, playoff menuju Piala Dunia 2026 menjadi momentum penting bagi Italia untuk mengakhiri tren negatif dan kembali tampil di turnamen sepak bola terbesar dunia.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.