Geger di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Nigeria Tuduh Kongo Pakai Ilmu Hitam saat Adu Penalti
Ketegangan di laga play off zona Afrika Kualifikasi Piala Dunia 2026 memuncak dengan tudingan mengejutkan dari pelatih timnas Nigeria, Eric Chelle.
Ia menuduh pemain serta staf pelatih Kongo menggunakan ilmu hitam saat drama adu penalti berlangsung pada Minggu 16 November 2025
Pertandingan sendiri berjalan panas. Nigeria lebih dulu memimpin lewat gol Frank Onyeka, sebelum Kongo menyamakan kedudukan melalui aksi Meschak Elia. Hingga 120 menit berakhir, skor tetap imbang dan duel harus ditentukan lewat adu penalti.
Di momen krusial itu, adu penalti berlangsung superketat. Nigeria akhirnya tersingkir setelah kalah 3-4. Namun bukan hanya kekalahan yang jadi sorotan reaksi Chelle di pinggir lapangan ikut mencuri perhatian.
Pelatih berusia 46 tahun itu sempat marah-marah, bahkan hampir melempar botol air mineral ke arah staf Kongo sebelum dicegah. Usai laga, Chelle melontarkan tudingan serius bahwa lawan menggunakan praktik spiritual.
“Para pemain RD Kongo sedang melakukan maraboutage. Selama adu penalti mereka melakukan voodoo. Itu yang membuat saya bereaksi seperti itu,” ujar Chelle, dikutip Pulse Sports.
Maraboutage adalah istilah yang sering dihubungkan dengan praktik manipulasi spiritual atau ilmu hitam—tuduhan yang tentu memantik kontroversi.
Pihak Kongo langsung angkat suara dan membantah semua tudingan tersebut. Mereka menyebut Chelle hanya terpancing emosi setelah Nigeria gagal melaju.
Dengan kemenangan ini, Kongo berhak mewakili Afrika dalam play off antarbenua Kualifikasi Piala Dunia 2026, menghadapi wakil Asia, CONMEBOL, CONCACAF, serta Oseania untuk satu tiket menuju putaran final.
Drama yang terjadi menambah panjang catatan panas di kualifikasi edisi 2026, dan tudingan ini dipastikan masih akan jadi perbincangan hangat publik sepak bola Afrik