Rekap 32 Besar Piala Dunia U-17 2025: Kejutan Uganda dan Burkina Faso, Juara Bertahan Jerman Tersingkir
Babak 32 besar Piala Dunia U 17 2025 di Qatar resmi tuntas dan menghadirkan banyak kejutan. Dua tim Afrika, Timnas Uganda dan Timnas Burkina Faso, mencuri panggung setelah sukses memastikan tiket ke 16 besar.
Sementara itu, Timnas Jerman U-17, yang merupakan juara Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia usai mengalahkan Prancis 4-3 (2-2) lewat adu penalti, justru tersingkir lebih awal.
Sejumlah negara kuat seperti Inggris, Italia, dan Jepang melaju mulus, sementara Korea Utara dan Uzbekistan harus berjuang keras sebelum memastikan tempat di babak 16 besar.
Berikut rekap lengkap pertandingan babak 32 besar Piala Dunia U-17 Qatar 2025.
Senegal 0-1 Uganda
Pencetak gol: Walusimbi (15')
Pemain Terbaik: Edrisah Waibi (Uganda)
Uganda, yang baru menjalani debut di Piala Dunia U-17, kembali menjadi kejutan terbesar turnamen. Abubakali Walusimbi melepaskan tembakan jarak jauh yang menjadi satu-satunya gol. Senegal menekan habis-habisan, tetapi kiper Uganda, Edrisah Waibi, tampil fenomenal dengan serangkaian penyelamatan. Penalti Senegal sempat dianulir, begitu juga satu gol yang dianulir karena offside. Uganda lolos dengan determinasi tinggi dan mental baja.
Korea Selatan 0-2 Inggris
Gol: Jung (OG 28'), Heskey (35')
Pemain Terbaik: Reigan Heskey (England)
Inggris memastikan tiket 16 besar lewat kemenangan meyakinkan. Gol bunuh diri Jung membuka keunggulan mereka, sebelum Reigan Heskey—putra legenda Emile Heskey—mencetak gol keempatnya di turnamen melalui tandukan tajam. Inggris mengontrol pertandingan dan tak pernah terancam serius.
Italia 2-0 Republik Ceko
Gol: Arena (52'), Maccaroni (78')
Pemain Terbaik: Luca Reggiani (Italy)
Italia tampil solid dan disiplin untuk menghentikan perlawanan Czechia. Antonio Arena membuka skor setelah kemelut di kotak penalti, sebelum Valerio Maccaroni memastikan kemenangan lewat tembakan keras. Italia tampil dominan dan layak melaju.
Jepang 3-0 Afrika Selatan
Gol: Asada (48'), Yoshida (59'), Fujii (72')
Pemain Terbaik: Antony Udemba Motosuna (Japan)
Jepang tampil sangat meyakinkan dengan permainan cepat dan efisien. Setelah babak pertama tanpa gol, Samurai Biru meledak di babak kedua lewat tiga gol beruntun. Asada, Yoshida, dan Fujii masing-masing mencatatkan nama di papan skor. Kiper Jepang, Shuji Muramatsu, juga tampil impresif.
Jerman 0-1 Burkina Faso
Gol: Zongo (5')
Pemain Terbaik: Mohamed Zongo (Burkina Faso)
Kejutan terbesar hari itu terjadi ketika Burkina Faso menyingkirkan juara bertahan Jerman. Mohamed Zongo mencetak gol spektakuler di menit ke-5 setelah memanfaatkan kesalahan Mussa Kaba. Jerman menguasai permainan, bahkan sempat mencetak gol di menit 90+7, tetapi dianulir karena offside. Kekalahan ini mengulang kegagalan juara bertahan mempertahankan gelar, sebagaimana sering terjadi di level usia muda.
Venezuela 1-2 Korea Utara
Gol Venezuela: Uribe (62’)
Gol Korea DPR: Kim (13’, 31’ pen)
Pemain Terbaik: Kim Yu-Jin (Korea DPR)
Kim Yu-Jin menjadi bintang kemenangan Korea DPR lewat dua golnya. Venezuela sempat memperkecil skor lewat Juan Uribe, tetapi tak cukup untuk membalikkan keadaan. Ini menandai kemenangan knockout pertama Korea DPR di U-17 sejak 20 tahun terakhir.
Austria 2-0 Tunisia
Gol: Moser (83’ pen), Slama Essefi (OG 84’)
Pemain Terbaik: Johannes Moser (Austria)
Austria menang lewat dua gol cepat di penghujung laga. Penalti Moser menjadi pembuka, kemudian tembakan yang membentur Slama Essefi membuat skor menjadi 2-0. Tunisia kesulitan membalas, dan Austria melaju berkat efektivitas mereka jelang akhir laga.
Kroasia 1-1 Uzbekistan (3-4 adu penalti)
Gol Kroasia: Kusanovic (81’)
Gol Uzbekistan: Khasanov (24’)
Pemain Terbaik: Sadriddin Khasanov (Uzbekistan)
Uzbekistan kembali menunjukkan kualitas sebagai juara Asia U-17. Setelah bermain 1-1 di waktu normal, laga dilanjutkan ke adu penalti. Dua penendang Kroasia gagal, sementara Khasanov menjadi algojo penentu. Uzbekistan pun melaju ke 16 besar untuk menghadapi Italia.
Babak 32 besar Piala Dunia U-17 Qatar 2025 menghadirkan kombinasi antara kejutan besar dan performa dominan dari para favorit. Uganda dan Burkina Faso menjadi cerita utama, sementara tim-tim tradisional seperti Inggris, Italia, dan Jepang tampil meyakinkan. Korea DPR dan Uzbekistan juga menunjukkan karakter kuat dengan kemenangan penting mereka.
Dengan line-up 16 besar yang sudah terbentuk, persaingan dipastikan semakin ketat dan menarik di babak selanjutnya.