PSSI Jelaskan Alasan Timnas U17 Hanya Pakai 4 Pemain Diaspora di Piala Dunia

Nova Arianto, Arya Sinulingga, timnas u17 Indonesia, Timnas U17, Mathew Baker, PSSI, Piala Dunia U17 2025, Mike Rajasa Hoppenbrouwers, PSSI Jelaskan Alasan Timnas U17 Hanya Pakai 4 Pemain Diaspora di Piala Dunia

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga memberikan komentar terkait persiapan Timnas U17 Indonesia jelang Piala Dunia U17 2025.

Salah satu keterangan yang disampaikan adalah terkait jumlah pemain diaspora yang akan memperkuat Timnas U-17 Indonesia di Piala Dunia U-17 2025.

Saat ini, Timnas U-17 Indonesia sedang menjalani pemusatan latihan (TC) terakhir di Dubai, Uni Emirat Arab, sejak 17 Oktober 2025.

Timnas U17 Indonesia akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia U17 2025 pada awal November mendatang.

Skuad Garuda dijadwalkan akan menghadapi Zambia (4/11/2025), Brasil (7/11/2025), dan Honduras (10/11/2025) di fase Grup H Piala Dunia U17 2025.

Sebagai bentuk persiapan, pelatih Nova Arianto akan memaksimalkan skuad yang ia bawa termasuk 4 pemain diaspora yang telah diseleksi.

Adapun 4 pemain yang dimaksud adalah Mike Rajasa Hoppenbrouwers, Eizar Tanjung, Lucas Lee, dan Mathew Baker.

Alasan Pakai 4 Pemain Diaspora

Arya Sinulingga menekankan bahwa proses pemilihan pemain diaspora tidaklah sederhana, terutama terkait masalah dokumen paspor. 

“Nah ini, ini perlu saya jelaskan mengenai naturalisasi. Agak beda dengan senior, atau di U-23, atau U-20. Kenapa? Karena di U-17 itu masih susah kita untuk melakukan naturalisasi, kan nggak bisa naturalisasi,” ujarnya dalam wawancara di Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2025) dikutip dari BolaSport.com.

Lebih lanjut, ia menambahkan, untuk pemain U-17, orang tua mereka harus memiliki paspor Indonesia. 

“Apakah dulu waktu dia lahir, salah satu orang tuanya masih punya paspor Indonesia? Paspor dalam arti dokumentasinya betul, paspor. Kalau enggak, terpaksa menunggu lama,” jelas Arya.

Dia juga menekankan bahwa pemain yang orang tuanya tidak memiliki paspor Indonesia saat anaknya lahir akan menghadapi kesulitan dalam proses naturalisasi.

“Untuk 20 kan dia sudah memilih, ya usia 18-20 itu sudah memilih itu. Mereka bisa proses naturalisasi,” tambahnya. 

Akan tetapi, untuk pemain yang masuk kategori U17, mereka tidak dapat menjalani proses tersebut dan harus menunggu.

Nova Arianto, Arya Sinulingga, timnas u17 Indonesia, Timnas U17, Mathew Baker, PSSI, Piala Dunia U17 2025, Mike Rajasa Hoppenbrouwers, PSSI Jelaskan Alasan Timnas U17 Hanya Pakai 4 Pemain Diaspora di Piala Dunia

Timnas U17 Indonesia berhasil mengamankan tiga poin penting berkat gol semata wayang Evandra Florasta di menit-menit akhir laga Piala Asia U17 2025 yang berlangsung di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah, Jumat (4/4/2025) malam WIB.

Tantangan Dokumen Orang Tua

Arya juga menyebutkan bahwa ada pemain yang kedua orang tuanya memiliki paspor Indonesia, tetapi mereka telah tinggal di luar negeri. 

Hal ini juga menjadi tantangan dalam mendapatkan pemain diaspora yang dapat bergabung dengan Timnas U17 Indonesia.

Anggota exco PSSI itu menyatakan tidak banyak pemain diaspora yang bisa membela Timnas U17, kecuali jika mereka dan orang tua mereka sudah memiliki paspor Indonesia sejak awal.

“Nah itu yang bisa kita proses untuk bermain di Piala Dunia sekarang ini. Jadi harus dipahami nih perbedaannya antara pemain yang U17 sama yang di junior-senior,” ungkap Arya.

Dia menjelaskan bahwa proses naturalisasi untuk pemain U20, U23, dan senior jauh lebih mudah dibandingkan dengan pemain U17 yang harus memenuhi syarat tertentu terkait dokumen dan status kewarganegaraan orang tua.

PSSI memiliki alasan kuat mengapa hanya sedikit pemain diaspora yang dibawa untuk Piala Dunia U17 2025.

Alasannya, mereka tidak dapat sembarangan melakukan naturalisasi untuk pemain yang masih berusia di bawah 20 tahun.

Daftar Pemain Timnas U17 Indonesia

Berikut ini adalah daftar pemain Timnas U17 Indonesia di Piala Dunia U17 2025 Qatar: 

Kiper: Dafa Al Gasemi, Rendy Razzaqu, Mike Rajasa Hoppenbrouwers. 

Belakang: Fabio Azkairawan, Dafa Zaidan, Ida Bagus, Putu Panji, Mathew Baker, Eizar Tanjung, Lucas Lee, Ilham Romadhona, Muhammad Algazani, Azizu Milanesta. 

Tengah: Evandra Florasta, Muhammad Zahaby Gholy, Nazriel Alfaro, Rafi Rasyiq. 

Depan: Fadly Alberto Hengga, Dimas Adi, Fandi Ahmad, Mierza Firjatullah.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.