Graham Potter Siap Latih Timnas Swedia Menuju Piala Dunia 2026
Graham Potter dilaporkan akan segera kembali melatih setelah dipecat dari West Ham United sebulan lalu.
Berdasarkan informasi dari pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano, mantan pelatih Chelsea dan Brighton & Hove Albion ini akan menjadi pelatih tim nasional Swedia.
"Federasi Sepak Bola Swedia segera menunjuk Graham Potter sebagai pelatih timnas (Swedia). Dia akan menandatangani kontrak jangka pendek hingga Maret untuk fokus membawa Swedia ke Piala Dunia 2026," tulis Romano melalui akun X-nya pada Sabtu (18/10/2025).
Graham Potter dipecat oleh West Ham setelah hanya meraih enam kemenangan dari 23 pertandingan, yang membuat tim terjebak di peringkat ke-19 klasemen Premier League.
Manajemen klub pun mengambil langkah cepat dengan menunjuk eks Tottenham Hotspur dan Nottingham Forest Nuno Espirito Santo sebagai pengganti Potter.
Berbeda dengan jeda panjang yang dia ambil setelah dipecat dari Chelsea, pelatih berusia 50 tahun ini dikabarkan siap kembali melatih.
Media Inggris menyebutkan bahwa SvFF (Federasi Sepak Bola Swedia) telah menjadikan Potter sebagai kandidat utama setelah memecat pelatih sebelumnya, Jon Dahl Tomasson.
Tim nasional Swedia kini berada dalam situasi sulit di kualifikasi Piala Dunia 2026, menghuni dasar klasemen Grup B tanpa kemenangan dari empat pertandingan yang dijalani.
Kekalahan terakhir 0-2 dari Swiss dan 0-1 dari Kosovo membuat federasi mencari sosok baru untuk membangkitkan tim.
Skuad Swedia memiliki beberapa pemain bintang dari liga top Eropa, termasuk penyerang Viktor Gyokeres dan Alexander Isak yang tampil bersama dalam dua laga terakhir.
Selain itu, ada nama-nama seperti Lucas Bergvall (Tottenham Hotspur), Victor Lindelof (Aston Villa), Gabriel Gudmundsson (Leeds United), dan Anthony Elanga (Newcastle United) dalam daftar pemain tim nasional.
Pengalaman Potter di Swedia
Potter sendiri memiliki pengalaman di sepak bola Swedia, setelah sukses besar bersama Ostersunds FK, di mana dia membawa klub tersebut promosi tiga kali dan menjuarai Piala Swedia.
Dia juga membuat sejarah dengan mengalahkan Arsenal di Liga Europa 2017, meskipun akhirnya kalah agregat.
Dalam wawancara dengan Fotbollskanalen, Potter menyatakan ketertarikan untuk menangani timnas Swedia.
"Saya terbuka untuk apa pun, selama saya merasa bisa membantu. Menjadi pelatih kepala tim nasional Swedia adalah pekerjaan yang fantastis," ujarnya.
"Saya punya perasaan khusus terhadap Swedia. Saya mencintai negara itu dan sepak bolanya. Saya banyak berutang budi pada sepak bola Swedia. Jadi, ya, itu akan menjadi kesempatan luar biasa bagi saya."
Jika kesepakatan ini terwujud, Potter akan menjadi pelatih asing pertama yang menangani timnas Swedia sejak 2016 dan dapat membawa perubahan bagi tim yang berjuang menuju Piala Dunia 2026.