Jarang Ganti Pelatih, Negara Bek PSM Yuran Fernandes Tembus Piala Dunia 2026
Timnas Tanjung Verde, negara asal bek PSM Makassar Yuran Fernandes, menorehkan sejarah emas di dunia sepak bola. Negara kecil di pesisir barat Afrika itu resmi memastikan satu tempat di Piala Dunia 2026, menjadi negara terkecil kedua dalam sejarah yang berhasil menembus turnamen empat tahunan paling bergengsi di dunia tersebut.
Cape Verde memastikan tiket ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko usai menang meyakinkan 3-0 atas Eswatini. Gol-gol dari Dailon Rocha Livramento, Willy Semedo, dan Stopira memastikan kemenangan yang dirayakan oleh seluruh rakyat Cape Verde. Bahkan, pemerintah nasional memberikan izin kerja setengah hari agar warga bisa menyaksikan laga bersejarah itu.
Kesuksesan Cape Verde tidak datang secara instan. Salah satu kunci utama keberhasilan mereka adalah stabilitas kepelatihan. Sejak 2020, tim ini ditangani oleh Pedro “Bubista” Leitao Brito, sosok yang dikenal membangun tim dengan disiplin dan kontinuitas.
Konsistensi Bubista dalam memimpin tim membuat skuad Blue Sharks semakin solid dari tahun ke tahun. Mayoritas pemain Cape Verde juga berkarier di luar negeri, membawa pengalaman dan profesionalisme yang membantu tim berkembang pesat.
“Motivasi untuk menjadi yang pertama dan mempertahankannya sangat penting,” ujar bek Roberto Lopes, menyoroti semangat juang timnya di fase kualifikasi.
Meski hanya bertengger di peringkat ke-70 dunia versi FIFA, Cape Verde tampil luar biasa di babak kualifikasi. Mereka finis di puncak Grup D zona Afrika, unggul empat poin dari raksasa Kamerun yang harus puas di posisi kedua setelah ditahan imbang Angola 0-0.
Hasil ini sekaligus menjadi pencapaian terbesar sepanjang sejarah sepak bola Cape Verde, yang pertama kali tampil di pentas internasional pada 19 April 1978 saat menghadapi Guinea.
Kemenangan ini disambut bak pesta nasional. Ribuan warga memadati stadion dan jalanan untuk merayakan pencapaian luar biasa tim kesayangan mereka. Bahkan Presiden Cape Verde turut hadir menyaksikan kemenangan bersejarah tersebut.
Dalam waktu singkat, Cape Verde menjelma jadi simbol inspirasi bagi negara-negara kecil lainnya di Afrika. Dengan penduduk hanya sekitar 524 ribu jiwa, mereka membuktikan bahwa kerja keras, stabilitas, dan semangat pantang menyerah bisa membawa negara kecil menembus panggung dunia.