Sukses Tanjung Verde ke Piala Dunia 2026 Disebut Karena Percaya Pelatih Lama

piala dunia 2026, Kualifikasi Piala Dunia 2026, Tanjung Verde, timnas tanjung verde, pedro leitao brito, bubista, pelatih timnas tanjung verde, debutan piala dunia, Sukses Tanjung Verde ke Piala Dunia 2026 Disebut Karena Percaya Pelatih Lama

Media Inggris The Guardian menilai keberhasilan Timnas Tanjung Verde lolos ke Piala Dunia 2026 tidak lepas dari kepercayaan federasi terhadap pelatih lama mereka, Pedro Leitao Brito atau Bubista.

Meski sempat gagal di ajang sebelumnya, Pedro Leitao Brito tetap dipertahankan hingga membawa tim menorehkan sejarah baru.

Menurut The Guardian, Bubista tetap dipercaya meski Tanjung Verde gagal lolos ke Piala Afrika 2025.

“Meskipun gagal saat Mesir dan Botswana melaju, para pejabat tetap percaya pada pelatih lama mereka, Pedro Leitao Brito,” tulis The Guardian, Senin (13/10/2025).

Keputusan tersebut terbukti tepat setelah Tanjung Verde memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 dengan status juara grup.

Performa Naik Turun Sebelum Menorehkan Sejarah

Perjalanan Timnas Tanjung Verde menuju Piala Dunia 2026 tidak selalu mulus.

Mereka sempat mengawali fase kualifikasi dengan hasil mengecewakan, bermain imbang 0-0 melawan Angola dan kalah 4-1 dari Kamerun.

Setelah itu, mereka baru menemukan bentuk permainan terbaik dengan meraih lima kemenangan beruntun, termasuk kemenangan penting atas Angola dan Kamerun.

Di laga sebelumnya, Tanjung Verde gagal memastikan tiket lebih awal setelah ditahan imbang 3-3 oleh Libya.

piala dunia 2026, Kualifikasi Piala Dunia 2026, Tanjung Verde, timnas tanjung verde, pedro leitao brito, bubista, pelatih timnas tanjung verde, debutan piala dunia, Sukses Tanjung Verde ke Piala Dunia 2026 Disebut Karena Percaya Pelatih Lama

Pemain Tanjung Verde menyanyikan lagu kebangsaan mereka menjelang pertandingan sepak bola Grup A Piala Afrika (CAN) 2021 antara Ethiopia dan Tanjung Verde di Stade d'Olembé di Yaounde pada 9 Januari 2022. Dengan penduduk kurang dari 550.000 jiwa, Tanjung Varde, mengalahkan Kamerun 1-0 dan berpeluang mencetak sejarah tampil perdana di Piala Dunia 2026.

Namun, hasil itu tidak menggoyahkan kepercayaan publik dan federasi terhadap Bubista, yang telah menjadi pelatih Timnas Tanjung Verde sejak awal 2020.

Kemenangan atas Eswatini di hadapan 15.000 pendukung pada Senin (13/10/2025) menjadi momen puncak perjalanan panjang Tanjung di kualifikasi Piala Dunia 2026.

Dengan hasil ini, Timnas Tanjung Verde menutup fase grup sebagai pemuncak klasemen dan mengamankan satu tempat di Piala Dunia 2026.

Lolos Setelah Kalahkan Eswatini

Tanjung Verde memastikan diri tampil di Amerika Utara setelah menang 3-0 atas Eswatini pada laga terakhir kualifikasi zona Afrika.

Bermain di Praia, The Blue Sharks tampil dominan di babak kedua setelah sempat kesulitan pada 45 menit pertama.

Dailon Rocha Livramento membuka keunggulan tiga menit setelah jeda.

Enam menit kemudian, Willy Semedo menggandakan skor dan memicu euforia suporter tuan rumah.

Gol tambahan dari Stopira di masa injury time menegaskan kemenangan besar Tanjung Verde yang menutup fase grup di posisi puncak Grup D, unggul atas Kamerun.

Dengan populasi sekitar 525 ribu jiwa, Tanjung Verde kini menjadi negara terkecil kedua berdasarkan jumlah penduduk yang berhasil tampil di putaran final Piala Dunia, setelah Islandia pada edisi 2018.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.