Saat Pelatih Sudan Selatan Disanksi Federasi Usai Kalah di Kualifikasi Piala Dunia 2026...
Federasi Sepak Bola Sudan Selatan (SSFA) menjatuhkan sanksi kepada pelatih Timnas Sudan Selatan, Nicolas Dupuis.
Pelatih Timnas Sudan Selatan itu diskors usai kekalahan besar yang diterima timnya dari Senegal pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika.
Dalam pertandingan Sudan Selatan vs Senegal di matchday ke-9 Grup B, tim berjuluk The Bright Stars kalah 0-5 dari tamunya, Jumat (10/10/2025).
Hasil tersebut membuat Sudan Selatan tetap berada di dasar klasemen dengan empat poin dari sembilan laga.
Senegal tampil dominan dengan lima gol yang dicetak oleh empat pemain.
Ismaila Sarr mencetak dua gol pada menit ke-29 dan ke-54, disusul gol Sadio Mane di menit ke-46.
Nicolas Jackson menambah keunggulan lewat penalti menit ke-60, sementara Cherif Ndiaye menutup pesta gol pada menit ke-75.
Skors dan Kontroversi Komentar Dupuis
Usai laga, pelatih asal Prancis itu mendapat skors 15 hari dari SSFA.
Nicolas Dupuis juga dilarang hadir dalam sesi latihan tim. Keputusan tersebut dikabarkan dipicu oleh komentarnya yang menyinggung federasi.
Dalam laporan jurnalis Afrika, Micky Junior, Dupuis menilai ada unsur non-teknis dalam pemilihan pemain Timnas Sudan Selatan.
Aksi Sadio Mane dalam laga Grup C Piala Afrika 2023 antara Senegal vs Gambia di Stadae Charles Konan Banny, Yamoussoukro, 15 Januari 2024. (Photo by Issouf SANOGO / AFP)
Ia menyebut proses seleksi lebih dipengaruhi faktor suku daripada kemampuan pemain di lapangan.
Komentar tersebut memicu reaksi keras dari federasi, yang menilai pernyataan Dupuis telah mencoreng reputasi organisasi.
Tak lama kemudian, pelatih berusia 56 tahun itu menyampaikan permintaan maaf terbuka.
Permintaan Maaf dan Evaluasi Diri
Dupuis mengakui ucapannya keluar dalam kondisi emosional setelah kekalahan besar dari Senegal.
Ia menilai performa anak asuhnya di babak pertama sudah baik, namun hasil akhir dipengaruhi kesalahan individu.
“Saya ingin mengoreksi beberapa komentar ceroboh yang saya buat di tengah panasnya pertandingan,” ucap Dupuis, dikutip dari South Sudan National Examination Councils.
“Saya memang sangat terpengaruh oleh banyaknya kesalahan individu kami, tetapi saya juga senang dengan permainan kami di babak pertama,” tambahnya.
Akibat skors tersebut, Dupuis tidak akan mendampingi tim dalam pertandingan terakhir Grup B melawan Togo.
Laga ini menjadi kesempatan terakhir bagi Sudan Selatan untuk menutup kualifikasi dengan hasil positif, meski peluang lolos sudah tertutup.
Sudan Selatan baru mencatat empat hasil imbang dan lima kekalahan.
Sementara itu, Senegal memantapkan posisi di puncak klasemen dan masih bersaing untuk merebut tiket otomatis ke Piala Dunia 2026.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.