Desa Wisata Lerep Masuk Nominasi 30 Terbaik Wonderful Indonesia Award

Jawa Tengah, desa wisata lerep, Ungaran, Desa Wisata Lerep Masuk Nominasi 30 Terbaik Wonderful Indonesia Award

Desa Wisata Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang Jawa Tengah masuk dalam nominasi 30 besar Kelompok Sadar Wisata Terbaik Wonderful Indonesia Award Kementerian Pariwisata.

Kepala Desa Lerep Sumariyadi mengatakan kunci keberhasilan membangun desa wisata adalah penerapan kolaborasi pentahelix yang berkelanjutan.

"Kolaborasi lima unsur tersebut terus kami jaga dan maksimalkan, sehingga Desa Wisata Lerep terus berkembang," ungkap Sumariyadi, Minggu (21/9/2025).

Dari pemerintah, diakuinya, bantuan datang dari tingkat pusat hingga kabupaten.

"Perguruan tinggi memberikan pelatihan segalanya yang dibutuhkan, termasuk pengabdian saat KKN hingga membuat branding yang kuat," kata Sumariyadi.

Begitu pula dengan kelompok bisnis dalam hal ini, BUMN seperti PLN, Pertamina, dan Pelni.

"Di tengah ketatnya aturan penggunaan dana desa, bantuan dari CSR perusahaan sangat membantu. Ketahanan pangan terjaga, pariwisata berkembang, ekonomi terdongkrak," paparnya.

Sementara keterlibatan media, dikatakan Sumariyadi juga memberikan pengaruh cukup besar sehingga keberadaan Desa Wisata Lerep dengan segala aktivitasnya bisa diketahui masyarakat luas.

"Faktor komunitas atau masyarakat Lerep juga cukup solid dan kompak, sehingga lima unsur tersebut saling melengkapi," ungkapnya.

Menurut Sumariyadi, pengembangan desa wisata kedepan akan semakin berat karena banyak yang sejenis. Apalagi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga mencanangkan pengembangan 1.000 desa wisata.

"Karena itu desa wisata harus memiliki ciri khas sehingga beda dengan yang lain, karena kalau hanya copy paste, pasti pengunjung tidak tertarik," ungkap Sumariyadi.

Jawa Tengah, desa wisata lerep, Ungaran, Desa Wisata Lerep Masuk Nominasi 30 Terbaik Wonderful Indonesia Award

Pengunjung Desa Wisata Lerep serius mengikuti sesi membatik ecoprint


Untuk Desa Wisata Lerep, ujarnya, paket wisata yang menjadi andalan adalah Pulang ke Rumah Nenek dan Supper Daddy yang merupakan implementasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).

"Paketan wisata tersebut digemari pengunjung perkotaan karena bisa menikmati suasana pedesaan. Aktivitasnya simpel tapi mengena, mulai dari sungai, membajak sawah dengan kerbau, panen singkong, membatik, hingga berkesenian tarian dan gamelan," ujar Sumariyadi.

Menurutnya, seluruh aktivitas di Desa Wisata Lerep merupakan kegiatan kearifan lokal yang dirindukan.

"Apalagi oleh mereka yang pernah tinggal di desa, lalu bekerja di kota dan tak pernah pulang. Pasti ingin mengulang masa kecil atau remajanya, dan Lerep menawarkan itu," paparnya.

Sementara Paket Super Daddy, para ayah bisa mendampingi anaknya berkreasi mewarnai gerabah dan membuat batik ecoprint serta turun langsung ke sawah, menanam padi bersama anaknya.

"Dengan demikian mereka menjadi teladan dalam kebersamaan, kesabaran, dan kasih sayang melalui permainan. Kami percaya bahwa momen berharga bukan hanya tentang berlibur, tetapi juga tentang kebersamaan, edukasi, dan pengalaman hidup yang akan terus diingat anak-anak," paparnya.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.