Top 7+ Wisata Kota Tua di Indonesia yang Menawarkan Pesona Masa Lalu
Indonesia punya banyak kawasan kota tua yang masih menyimpan jejak sejarah ratusan tahun lalu.
Mulai dari bangunan bergaya kolonial, kawasan perdagangan kuno, hingga perkampungan tradisional yang tetap mempertahankan budaya lokalnya.
Tidak heran jika wisata kota tua selalu menarik perhatian wisatawan yang ingin menikmati suasana klasik sekaligus belajar sejarah.
Setiap kota tua di Indonesia memiliki karakter unik. Ada yang dipenuhi bangunan peninggalan Belanda, ada pula yang kental dengan budaya Tionghoa hingga tradisi Minangkabau.
Berikut tujuh wisata kota tua di Indonesia yang dihimpun dari beberapa sumber dan menawarkan pesona masa lalu dan wajib masuk daftar perjalananmu.
1. Kota Tua Jakarta
Kawasan wisata Kota Tua Jakarta dipadati wisatawan yang berlibur lebaran, Selasa (24/3/2026).
Kota Tua Jakarta menjadi salah satu destinasi sejarah paling populer di Indonesia. Kawasan yang dahulu dikenal sebagai Oud Batavia ini sudah berkembang sejak abad ke-16 sebagai pusat perdagangan dan pelabuhan penting.
Kini, kawasan tersebut dipenuhi bangunan berarsitektur kolonial yang masih berdiri kokoh dan difungsikan sebagai museum maupun tempat wisata. Beberapa spot favorit wisatawan antara lain Museum Fatahillah, Museum Bank Indonesia, Toko Merah, hingga Museum Wayang.
Selain berburu foto estetik, pengunjung juga bisa menikmati suasana klasik dengan bersepeda ontel warna-warni di sekitar alun-alun Kota Tua.
Perayaan Imlek dan Festival Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa (3/3/2026).
Singkawang di Kalimantan Barat dikenal memiliki nuansa budaya Tionghoa yang sangat kuat. Kota ini dipenuhi bangunan tua bersejarah yang masih terawat hingga sekarang.
Salah satu daya tariknya adalah rumah-rumah tua peninggalan masyarakat Tionghoa yang sudah berdiri sejak awal abad ke-20. Selain itu, terdapat pula Wihara Tri Dharma Bumi Raya yang menjadi ikon wisata religi dan sejarah di Singkawang.
Suasana kota yang khas membuat wisatawan seperti dibawa kembali ke masa lampau dengan perpaduan budaya lokal dan Tionghoa yang harmonis.
3. Kota Tua Surabaya
Suasana kawasan wisata kota tua yang berada di wilayah Pahlawan, Jawa Timur.
Berbeda dari kota lain, Surabaya memiliki beberapa kawasan kota tua dengan karakter yang berbeda-beda. Ada kawasan bergaya Eropa, kawasan pecinan, hingga kawasan religi di sekitar Ampel.
Pada masa lampau, wilayah ini menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan penting di Jawa Timur. Salah satu bangunan paling ikonik adalah Gedung De Javasche Bank yang memiliki arsitektur megah khas kolonial.
Selain wisata sejarah, kawasan kota tua Surabaya juga cocok dijadikan tempat berburu kuliner legendaris dan spot fotografi bernuansa vintage.
4. Nagari Pariangan
Desa Wisata Nagari Pariangan di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Nagari Pariangan di Sumatera Barat sering disebut sebagai salah satu desa tertua di Indonesia. Berbeda dari kota tua lain yang identik dengan bangunan kolonial, kawasan ini justru menawarkan keindahan rumah gadang khas Minangkabau.
Di sini, wisatawan dapat melihat masjid tua yang telah berdiri sejak abad ke-19 serta deretan rumah tradisional yang masih dihuni warga setempat.
Pemandangan alam pegunungan yang asri membuat suasana wisata sejarah di Nagari Pariangan terasa semakin unik dan menenangkan.
5. Kota Tua Lasem
pohon trembesi di Desa Karasjajar, Lasem, Jawa Tengah
Lasem di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dikenal sebagai “Tiongkok Kecil” karena memiliki sejarah panjang budaya Tionghoa di Indonesia.
Kota tua ini dipenuhi bangunan kuno dengan perpaduan arsitektur Jawa dan Tionghoa yang masih terjaga hingga sekarang. Salah satu bangunan bersejarah paling terkenal adalah Klenteng Cu An Kiong yang sudah berdiri sejak abad ke-16.
Selain wisata sejarah, Lasem juga terkenal sebagai sentra batik dengan motif khas yang memiliki nilai budaya tinggi.
6. Jalan Braga Bandung
Suasana di Jalan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, saat dikunjunginpara wisatawan, Jumat (15/8/2025)
Jalan Braga menjadi salah satu kawasan ikonik di Bandung yang masih mempertahankan nuansa klasik sejak era kolonial. Deretan bangunan tua bergaya art deco membuat kawasan ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.
Di sekitar Braga, pengunjung dapat menemukan banyak kafe, galeri seni, hingga toko lawas yang menghadirkan suasana nostalgia. Tidak jauh dari sana terdapat Jalan Asia Afrika dan Museum Konferensi Asia Afrika yang memiliki sejarah penting bagi dunia internasional.
Saat malam hari, suasana Braga terasa semakin romantis dengan lampu-lampu jalan dan bangunan tua yang estetik.
7. Kota Lama Semarang
Suasana wisatawan berkunjung di kawasan Kota Lama Semarang saat libur Nataru, Jumat (2/1/2026).
Kota Lama Semarang dikenal sebagai salah satu kawasan bersejarah paling cantik di Indonesia. Kawasan ini dipenuhi bangunan peninggalan kolonial Belanda yang usianya mencapai ratusan tahun.
Ikon paling terkenal di kawasan ini adalah Gereja Blenduk yang dibangun pada abad ke-18 dengan kubah besar khas Eropa. Selain itu, wisatawan juga bisa menikmati suasana klasik di sepanjang jalan yang dipenuhi bangunan tua bergaya vintage.
Kini, Kota Lama Semarang menjadi destinasi favorit untuk wisata sejarah, fotografi, hingga menikmati berbagai kuliner khas Semarang.
Wisata kota tua selalu memiliki daya tarik tersendiri karena menghadirkan suasana berbeda dari destinasi modern.
Selain menawarkan spot foto yang estetik, kawasan-kawasan ini juga menyimpan cerita panjang tentang perjalanan sejarah Indonesia.
Mulai dari Jakarta hingga Semarang, setiap kota tua memiliki identitas unik yang membuat wisatawan bisa menikmati pengalaman berlibur sekaligus belajar budaya dan sejarah.
Tidak heran jika destinasi kota tua masih menjadi favorit banyak orang hingga sekarang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang