Indonesia Siapkan Strategi Untuk Meningkatkan Wisata Olahraga

Geopark, wisata olahraga, wisata Indonesia, Indonesia Siapkan Strategi Untuk Meningkatkan Wisata Olahraga

Pemerintah Indonesia terus memperkuat strategi pengembangan sektor pariwisata berkualitas, salah satunya melalui penguatan wisata olahraga atau sports tourism. 

Langkah ini diwujudkan lewat penyelenggaraan Geopark Run Series 2026–2027, sebuah ajang lari berskala nasional yang akan digelar di empat kawasan geopark unggulan Indonesia. 

Dikutip dari Antara News, (23/5/26), Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, mengatakan bahwa tren wisata olahraga kini menjadi salah satu sektor potensial yang mampu mendongkrak ekonomi daerah sekaligus memperkenalkan destinasi wisata Indonesia ke pasar global. 

Menurutnya, konsep Geopark Run Series tidak hanya menghadirkan kompetisi lari, tetapi juga menggabungkan promosi geopark, pelestarian lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat lokal dengan pendekatan inklusif dan berkelanjutan.

Data dari UN Tourism yang dikutip Kementerian Pariwisata menunjukkan bahwa wisata olahraga menyumbang sekitar 10 persen dari total pengeluaran pariwisata dunia. 

Bahkan, sektor ini diperkirakan tumbuh sebesar 17,5 persen sepanjang periode 2023 hingga 2030. 

Tren tersebut semakin diperkuat dengan hasil survei Expedia yang menyebutkan bahwa 44 persen wisatawan dunia rela bepergian ke luar negeri demi menghadiri event olahraga favorit mereka.

Selain itu, wisatawan olahraga dikenal memiliki tingkat pengeluaran yang tinggi. Rata-rata turis yang datang untuk mengikuti atau menyaksikan event olahraga menghabiskan sekitar US$1.500 per kunjungan.

 Kondisi ini membuat pemerintah melihat sports tourism sebagai peluang besar untuk meningkatkan pemasukan sektor pariwisata nasional.

Dalam pelaksanaannya, Geopark Run Series 2026–2027 akan digelar di empat geopark unggulan Indonesia yang telah diakui UNESCO sebagai Global Geopark. Keempat lokasi tersebut adalah kawasan Ijen di Banyuwangi, Minang di Bukittinggi, Ciletuh di Sukabumi, serta Belitong di Kepulauan Bangka Belitung.

Rangkaian acara akan dimulai melalui Ijen Geopark Run pada 23 Agustus 2026 di Banyuwangi, Jawa Timur. Setelah itu dilanjutkan dengan Minangkabau Geopark Run pada 25 Oktober 2026 di sekitar kawasan Jam Gadang, Bukittinggi, Sumatera Barat. 

Selanjutnya, Ciletuh Geopark Run akan berlangsung pada 17 Januari 2027 di Pantai Palangpang, Sukabumi, Jawa Barat. Seri penutup akan digelar lewat Belitong Geopark Run pada 18 April 2027 di Pantai Tanjung Kelayang, Belitung.

Ketua panitia Geopark Run Series, Ihsan Ramadhi Putra, menjelaskan bahwa event ini dirancang bukan sekadar perlombaan olahraga biasa. 

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi gerakan wisata olahraga sehat dan berkelanjutan yang diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar destinasi. Targetnya, ajang ini dapat menarik sedikitnya 10 ribu peserta dan wisatawan dari berbagai daerah maupun mancanegara.

Pemerintah berharap penyelenggaraan event seperti Geopark Run Series mampu memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata olahraga dunia. 

Selain meningkatkan jumlah wisatawan, kegiatan ini juga diyakini dapat membuka peluang usaha baru di sektor penginapan, transportasi, kuliner, hingga ekonomi kreatif lokal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang