Ada Wisata Susur Sungai di Trirejo River Tubing Purworejo, Berdayakan Warga Lokal

Sungai Bogowonto, River Tubing, Tubing, Trirejo River Tubing, Ada Wisata Susur Sungai di Trirejo River Tubing Purworejo, Berdayakan Warga Lokal

— Wisata berbasis alam semakin beragam. Salah satunya ada yang menawarkan pengalaman, dengan melibatkan warga lokal dalam pengelolaannya. Salah satunya Trirejo River Tubing di Desa Trirejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Mengandalkan aliran irigasi yang dari Sungai Bogowonto dengan panorama pedesaan, Trirejo River Tubing menghadirkan sensasi menyusuri sungai menggunakan pelampung dengan sejauh sekitar dua kilometer.

Direktur Trirejo River Tubing, Galang Pramantiyo mengatakan, wisata ini tidak hanya menawarkan aktivitas olahraga air, tapi juga pengalaman rekreasi untuk berbagai kalangan.

“Untuk fasilitas river tubing sendiri, pengunjung dikenakan tarif mulai Rp 50.000 per orang. Fasilitasnya sudah lengkap mulai dari ban pelampung, helm keselamatan, dokumentasi, makan, hingga minum,” ujar Galang, Jumat (8/5/2026).

Wisata susur sungai di Purworejo

Nikmati arus dengan tantangan yang aman untuk pemula

Menurut Galang, perjalanan menyusuri sungai membutuhkan waktu sekitar satu jam lebih. Selama perjalanan, wisatawan akan diajak menikmati arus dengan tingkat tantangan yang masih aman untuk pemula.

Gemercik air sungai yang berpadu dengan suasana pedesaan menjadi daya tarik tersendiri. Tidak sedikit wisatawan yang datang bersama keluarga atau rombongan komunitas untuk menikmati sensasi petualangan ringan tersebut.

Tak jarang, sejumlah instansi dan lembaga pun turut mencoba wisata alam ini.

Tersedia paket outbound

Sungai Bogowonto, River Tubing, Tubing, Trirejo River Tubing, Ada Wisata Susur Sungai di Trirejo River Tubing Purworejo, Berdayakan Warga Lokal

Trirejo River Tubing menawarkan wisata susur sungai, dengan keterlibatan masyarakat setempat. Simak harga dan kegiatannya.

Selain paket river tubing reguler, pengelola juga menyediakan paket outbound yang banyak diminati kalangan sekolah dan instansi.

Untuk paket anak sekolah, pengunjung dikenakan tarif mulai Rp 90.000 per orang, sudah termasuk kegiatan fun game, ice breaking, senam bersama, makan, snack, minuman, serta aktivitas river tubing.

Sementara itu, untuk paket dewasa atau instansi, tarif yang ditawarkan mulai Rp 115.000 per orang dengan fasilitas yang hampir serupa, tapi disesuaikan dengan kebutuhan peserta.

“Biasanya kalau rombongan instansi atau lembaga memilih paket outbound karena kegiatan lebih lengkap dan bisa untuk membangun kekompakan,” jelas Galang.

Trirejo River Tubing buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB. Reservasi pertama dimulai sejak pagi agar pengunjung bisa menikmati suasana sungai yang masih segar dan cuaca yang lebih nyaman.

Libatkan Bumdes dan karang taruna

Pengelolaan wisata ini dilakukan secara kolaboratif oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) bersama para pemuda Karang Taruna setempat.

Tidak hanya itu, para ibu anggota PKK dan pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Menengah) desa juga ikut dilibatkan dalam pengembangan wisata tersebut. Dari penyediaan konsumsi hingga berbagai kebutuhan wisatawan, seluruhnya dikerjakan dengan semangat gotong royong masyarakat desa.

Galang menyebut konsep pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu tujuan utama pengembangan Trirejo River Tubing. Dengan adanya wisata tersebut, warga sekitar diharapkan bisa memperoleh dampak ekonomi secara langsung.

“Kami melibatkan banyak elemen masyarakat desa, mulai dari Karang Taruna, PKK, sampai UMKM lokal supaya manfaat ekonominya benar-benar dirasakan bersama,” katanya.

Konsep wisata berbasis masyarakat seperti ini dinilai menjadi kekuatan. Selain menghadirkan pengalaman wisata yang alami, pengunjung juga dapat melihat bagaimana desa mampu mengelola potensi alamnya secara mandiri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang