Promosi Kuliner, Malaysia Sajikan Makanan Khas di Jakarta dan Medan
Bertepatan dengan kampanye Visit Malaysia 2026 di Indonesia, Tourism Malaysia meluncurkan Malaysia Gastronomy and Cultural Promotion di hotel Tanah Air.
Lewat promosi gastronomi ini, masyarakat Indonesia bisa menikmati makanan khas Negeri Jiran tanpa perlu bepergian jauh ke Malaysia.
"Program ini menyoroti keunikan warisan kuliner Malaysia melalui hidangan ikonik seperti Laksa Sarawak, Laksa Nyonya, Char Kway Teow, Asam Laksa Penang, dan Kut Teh Ayam," kata Menteri Pariwisata, Seni, dan Budaya Malaysia YB Dato Sri Tiong King Sing.
?Bertepatan dengan kampanye Visit Malaysia 2026 di Indonesia, Tourism Malaysia meluncurkan Malaysia Gastronomy and Cultural Promotion di hotel Tanah Air. Lewat promosi gastronomi ini, masyarakat Indonesia bisa menikmati makanan khas Negeri Jiran tanpa perlu bepergian jauh ke Malaysia.
"Sehingga memperkuat daya tarik Malaysia sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan berkelanjutan," sambung dia dalam jamuan santap malam di Le Meridien Jakarta, Senin (27/4/2026).
Adapun tiga hotel Indonesia yang terlibat dalam promosi kuliner Malaysia ini adalah The Westin Surabaya, Le Méridien Jakarta, dan Grand Mercure Maha Cipta Angkasa Medan.
Berbagai macam makanan khas Malaysia bisa dipesan langsung di restoran hotel tersebut selama 23 April 2026 hingga 2 Mei 2026 mendatang.
Di Le Meridien Jakarta, terdapat dua makanan khas Malaysia yang bisa dinikmati, yakni Sinalau Sapi Sabah dan Hinava Ikan Tenggiri.
Sinalau Sapi Sabah merupakan makanan tradisional yang dibuat dari daging sapi dengan proses marinasi menggunakan aneka bumbu dan rempah.
Kemudian diasapi di atas api terbuka untuk menghasilkan rasa yang kaya dan lembut.
Sering dinikmati dengan saus cabai pedas, hidangan ini mencerminkan warisan dan tradisi masyarakat Kadazandusun, kelompok etnis pribumi terbesar di Sabah, Malaysia.
Hinava Ikan Tenggiri, makanan tradisional khas Sabah yang populer di kalangan masyarakat suku Kadazandusun, juga dibuat oleh Chef Kelvin Kilin dalam rangka Malaysia Gastronomy and Cultural Promotion di Le Meridien Jakarta, Senin (27/4/2026).
Berikutnya, sajian Hinava Ikan Tenggiri, makanan tradisional khas Sabah yang populer di kalangan masyarakat suku Kadazandusun, juga dibuat oleh Chef Kelvin Kilin.
Terbuat dari ikan segar, air jeruk nipis, cabai rawit, bawang merah, dan jahe. Hidangan ini merupakan makanan pokok pada acara-acara perayaan, terutama selama festival panen Tadau Kaamatan.
Tamu dapat menikmati dua sajian khas Sabah, Malaysia, tersebut dalam santap malam di restoran La Brassserie dengan harga Rp 588.000++ per orang.
Visit Malaysia 2026
Sebagai salah satu negara penyumbang wisatawan terbesar ke Malaysia, Indonesia menjadi target Tourism Malaysia dalam menggelar promosi pariwisata di Indonesia melalui kampanye Visit Malaysia 2026.
Menteri Pariwisata, Seni, dan Budaya Malaysia YB Dato Sri Tiong King Sing dalam kampanye Visit Malaysia 2026 di Le Meridien Jakarta, Senin (27/4/2026). Kegiatan promosi ini digelar di tiga kota besar Indonesia, yakni Surabaya, Jakarta, dan Medan pada 24-29 April 2026.
Kegiatan promosi ini digelar di tiga kota besar Indonesia, yakni Surabaya, Jakarta, dan Medan pada 24-29 April 2026.
"Misi ini menjanjikan komitmen berkelanjutan Malaysia dalam memperkuat kemitraan strategis dengan mitra industri di Indonesia, khususnya dalam mempromosikan kampanye Visit Malaysia 2026," ujar YB Dato Sri Tiong King Sing.
Berdasarkan data Tourism Malaysia, jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Malaysia mencapai 4,26 juta sepanjang 2025.
Angka tersebut melampaui capaian sebelum pandemi Covid-19 yang tercatat sebanyak 3,88 juta pada 2019.
"Sebagai negara tetangga, kita memiliki banyak kesamaan dalam hal budaya, bahasa, dan nilai-nilai kehidupan," kata YB Dato Sri Tiong King Sing.
Namun, di dalam kesamaan tersebut, lanjut dia, keunikan masing-masing negara inilah yang membuat hubungan antarnegara saling merangkul.
"Warga Malaysia juga senang mengunjungi Indonesia dan kami percaya bahwa warga Indonesia juga memiliki minat yang sama terhadap kami, Malaysia," tambah dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang