BI Sumut Hadirkan Program Pangan Murah Rp 1 di Medan Jelang Lebaran
Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara meluncurkan program pangan murah menjelang Lebaran 2026 di sejumlah pasar di Kota Medan.
Program pangan murah tersebut berupa daging ayam dan daging sapi dengan tambahan pangan melalui transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) senilai Rp 1.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumut Rudy Brando Hutabarat menyebut, program ini bertujuan untuk menjaga harga pangan tetap stabil.
"Kegiatan tersebut guna membantu menjaga harga pangan tetap stabil di pasar," kata Rudy dilansir Antara, Rabu (18/3/2026).
Dia mengatakan, program tersebut diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat tetap stabil menjelang Lebaran di Medan dan sekitarnya.
Setiap pembelian daging ayam ras dengan menggunakan QRIS, masyarakat akan mendapatkan tambahan 10 telur ayam secara gratis.
Sementara itu, untuk setiap transaksi pembelian daging sapi, masyarakat akan mendapatkan bonus karkas.
Program tersebut dilaksanakan di sejumlah pasar di Kota Medan, di antaranya Pasar Sei Sikambing, Pasar Petisah, Pusat Pasar, dan Pasar Marelan.
"(Melalui program itu) harga menjadi lebih murah dan masyarakat mendapatkan bonus. Mudah-mudahan upaya ini dapat menjaga harga tetap stabil dan meringankan beban masyarakat," ujar Rudy.
Bentuk sosialisasi penerapan QRIS
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Rudy Brando Hutabarat memantau program Rp1 di Pasar Petisah Medan, Sumatera Utara, Senin (16/3/2026).
Rudy menambahkan, program transaksi Rp 1 juga menjadi upaya sosialisasi untuk meningkatkan penggunaan QRIS di kalangan masyarakat.
Program pangan murah ini juga turut mendapat apresiasi dan dukungan dari Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas.
Rico berharap program transaksi Rp 1 yang digelar BI Sumut dapat membantu masyarakat dalam memperoleh tambahan pangan.
"Saya melihat program tersebut cukup diminati pembeli dan berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut untuk membantu masyarakat," ujar Rico.
Secara keseluruhan, Pemerintah Kota Medan menilai harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar di daerah itu masih stabil.
Meski demikian, Pemkot Medan bersama BI Sumut, Perum Bulog, dan mitra Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tetap menggelar gerakan pasar murah di berbagai lokasi, baik di pasar tradisional, kecamatan, hingga kelurahan, menjelang hari besar keagamaan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang