Tronton Tabrak Rumah di Pakis Magelang, Sopir Diduga Tak Tahu Medan, Tak Ada Jejak Rem

Sebuah truk tronton menabrak rumah di Dusun Jengkol, Desa Losari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat (27/2/2026) pagi.
Truk tronton Nissan bernomor polisi H 8894 OA itu melaju dari arah Salatiga menuju Magelang.
Menurut kesaksian warga, truk kehilangan kendali sekitar di lokasi kejadian.
Diberitakan Jumat, tak lama setelah kejadian, petugas dari Satlantas Polresta Magelang tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara sekaligus mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Proses evakuasi berlangsung cukup lama lantaran posisi truk terjepit di antara bangunan rumah yang rusak parah akibat tabrakan.
Dalam video amatir yang beredar di media sosial, terlihat muatan truk yang berupa susu kemasan berserakan di sekitar lokasi.
Setelah badan truk berhasil dipindahkan, petugas menemukan sopir truk berinisial SM (55) dalam kondisi sudah meninggal dunia.
"Saat ini, peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polresta Magelang," ujar Polresta Magelang dalam keterangan resminya, Jumat.
Sopir diduga tak mengenal medan
Menurut kesaksian warga, insiden bermula ketika truk tronton melintas di jalur menurun di ruas Magelang–Salatiga, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang sekitar pukul 05.00 WIB.
Kasat Lantas Polresta Magelang, Kompol Nyi Ayu Fitria Facha mengungkap, bahwa setibanya di KM 15 tepatnya di Dusun Jengkol, Desa Losari, truk yang dikemudikan SM (55), warga Pasuruan, Jawa Timur, tiba-tiba oleng ke arah kanan.
Selepas hilang kendali, truk kemudian menghantam dua rumah warga serta satu lapak usaha pencucian motor yang berada di pinggir jalan.
Kecelakaan ini diduga dipicu karena sopir tidak memahami karakteristik jalan di lokasi kejadian yang memiliki tikungan tajam.
"Kemungkinan yang bersangkutan (sopir) tidak mengenal medan jalan karena di KM 15 ini jalannya berliku-liku," kata Kompol Ayu.
Tak ada jejak pengereman
Selain itu, polisi juga menemukan bahwa truk diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.
Menurut Kompol Ayu, tronton diduga mengalami rem blong sehingga kecelakaan tak bisa dihindari.
Hal ini berdasarkan analisis awal, bahwa tak ditemukan jejak rem di sekitar lokasi kejadian.
Saat ini, Satlantas Polresta Magelang masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut perihal penyebab kecelakaan.
Menurut Ayu, korban meninggal dunia mengalami cedera kepala dan patah kaki kanan.
"Jumlah korban sementara yaitu sopir truk meninggal," imbuh Kompol Ayu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang