Rahasia Membuat Kroket Gurih dan Padat Seperti Buatan Pedagang, Tidak Mudah Hancur!
Kroket adalah salah satu camilan favorit banyak orang karena rasanya yang gurih, teksturnya yang lembut di dalam, namun tetap renyah di luar.
Tak heran jika camilan ini digemari anak-anak hingga orang dewasa. Tapi, tidak sedikit orang yang mengeluh kroket buatan mereka mudah hancur saat digoreng.
Agar kroket tetap padat, tidak pecah, dan rasanya seenak buatan pedagang, ada beberapa langkah penting yang wajib diperhatikan.
Tips bikin kroket yang enak
Simak rahasia membuat kroket antirontok berikut ini!
1. Kukus kentang tanpa mengupas kulitnya
Kunci utama kroket yang padat ada pada pengolahan kentangnya. Kentang lebih baik dikukus dalam keadaan masih berkulit.

Mengapa? Jika kentang dikupas sebelum dikukus, kentang akan menyerap lebih banyak air sehingga menjadi terlalu lembek. Akibatnya, adonan kroket menjadi rapuh dan mudah hancur ketika dibentuk maupun digoreng.
Dengan mengukus kentang berkulit, kadar air tetap terjaga dan teksturnya lebih kering sehingga mudah diolah.
2. Isi secukupnya dan jangan terlalu lama memulung
Saat mengisi kroket, pastikan isian tidak berlebihan dan seluruh permukaan tertutup rapat. Proses memulung atau membentuk kroket juga tidak boleh terlalu lama.
Jika terlalu lama dipegang dan dipulung, panas dari tangan akan membuat kentang menjadi lembek. Hasilnya, kroket mudah retak dan tidak bisa mempertahankan bentuk saat digoreng.
Cukup bentuk hingga padat dan rapi, tidak perlu lama-lama.
3. Goreng dengan minyak yang sudah panas betul
Kesalahan paling umum adalah memasukkan kroket ketika minyak belum benar-benar panas. Ini membuat kroket menyerap minyak berlebih sehingga teksturnya lembek dan mudah hancur.
Wajan berisi minyak panas.
Karena kroket sebenarnya sudah matang dari proses pengolahan sebelumnya, proses penggorengan hanya bertujuan memberi warna keemasan di permukaan. Jadi, gunakan minyak panas agar proses cepat dan hasilnya renyah.
4. Gunakan api sedang agar kroket matang merata
Minyak panas harus stabil, dan itu hanya bisa didapatkan dengan menggunakan api sedang.
Api kompor berasal dari pembakaran gas alam
Jika api terlalu kecil, menggoreng akan memakan waktu lama, dan semakin lama digoreng, kroket rentan hancur.
Sebaliknya, api terlalu besar bisa membuat kulit luar cepat gosong sementara bagian dalamnya belum kering. Api sedang adalah kunci kematangan yang merata.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang