Di Balik OTT Fadia Arafiq: KPK Ungkap Dugaan "Outsourcing" di Sejumlah Dinas, Bagaimana Skemanya?

Pekalongan, Di Balik OTT Fadia Arafiq: KPK Ungkap Dugaan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). 

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkap, putri A Rafiq itu diduga terlibat dalam pengondisian pengadaan barang dan jasa (PBJ) outsourcing di sejumlah dinas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan.

"Dugaan tindak pidana korupsi dalam peristiwa tertangkap tangan ini adalah berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa, salah satunya terkait dengan PBJ outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan. Jadi, ini diduga ada di beberapa dinas," kata Budi Prasetyo di Gedung Juang KPK, Jakarta, dikutip dari , Selasa (3/3/2026).

Diduga ada pengaturan vendor

KPK menduga terdapat pengaturan dalam proses pengadaan sehingga perusahaan tertentu bisa memenangkan proyek.

"Ini kan ada sejumlah pengadaan yang memang dilakukan di dinas-dinas Pemkab Pekalongan yang prosesnya diduga, diatur, dikondisikan sehingga vendor atau perusahaan-perusahaan tertentu yang bisa masuk dan menang untuk mendeliver barang ataupun jasa di Pemkab Pekalongan," ujar Budi.

Dalam OTT tersebut, KPK menangkap 11 orang yang diduga berkaitan dengan proses pengadaan tersebut.

"Artinya pihak-pihak dari swasta. Termasuk juga pihak-pihak yang menyelenggarakan pengadaan barang dan jasa itu. Artinya dari dinas, juga ada Sekda, ada juga dari rumah sakit," terangnya. 

KPK masih cari pihak terkait

KPK menyatakan proses penanganan perkara masih berjalan dan tim masih melakukan pencarian terhadap sejumlah pihak lain yang diduga terkait.

"Kami juga mengimbau agar para pihak-pihak dimaksud bisa kooperatif sehingga dapat membantu dalam proses penanganan perkara ini, sehingga jalannya proses penanganan perkara yang saat ini ada di tahap penyelidikan bisa berjalan secara efektif,” ucap Budi.

Saat ini, seluruh pihak yang diamankan telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang