Top 5+ Mobil Dinas Pemkab Pekalongan Terparkir di Polres, Terkait OTT Bupati Fadia Arafiq?

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, Jawa Tengah, pada Selasa (3/3/2026).
Dalam operasi senyap tersebut, tim penyidik KPK mengamankan sejumlah pihak, termasuk Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Selain penangkapan, sejumlah ruangan di kompleks perkantoran Pemkab Pekalongan kini dalam kondisi disegel.
Daftar Ruangan yang Disegel KPK
Berdasarkan pantauan di lokasi, segel bertuliskan "Masih dalam pengawasan KPK" terpasang di berbagai titik vital. Setidaknya ada delapan titik yang menjadi sasaran penyegelan oleh tim komisi antirasuah, yakni:
- Kantor Bupati Pekalongan
- Kantor Sekretaris Daerah (Sekda)
- Ruang Kepala Dinas Koperasi UKM (Dinkop-UKM)
- Kantor Satpol PP
- Bagian Umum
- Bagian Perekonomian
- Prokompim
- Dinperkim LH serta DPU dan Taru.
Meskipun penyegelan dilakukan di banyak titik, aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pekalongan terpantau tetap berjalan normal, meski suasana terasa lebih lengang dan sepi.
Salah satu pejabat di Dinkop-UKM yang meminta identitasnya dirahasiakan membenarkan adanya tindakan penyegelan tersebut.
"Memang ada penyegelan di ruangan kepala dinas. Untuk detailnya, kami belum bisa menyampaikan," ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Deretan Mobil Dinas Terparkir di Polres Pekalongan Kota
Pemandangan mencolok terlihat di halaman parkir Polres Pekalongan Kota. Sejumlah mobil dinas berpelat merah milik pejabat Pemkab Pekalongan tampak berjejer sejak Selasa pagi pukul 09.05 WIB.
Keberadaan unit kendaraan ini diduga kuat berkaitan dengan pemeriksaan intensif yang dilakukan penyidik KPK terhadap sejumlah pejabat daerah di dalam gedung Polres. Adapun daftar mobil dinas yang terparkir antara lain:
- Toyota Rush (G 1269 XB)
- Toyota Avanza (G 1090 XB)
- Toyota Rush (G 1223 XB)
- Toyota Rush (G 84 XB)
- Toyota Rush (G 1256 XB)
Menariknya, di dalam mobil-mobil tersebut masih tersimpan barang pribadi para pejabat, seperti pakaian dinas putih yang tergantung rapi, tas bahu, hingga topi berlogo Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menutup rapat informasi terkait pemeriksaan tersebut.
"Ditunggu saja," singkat salah satu petugas di lokasi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Tengah.
“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya Bupati. Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Budi Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan.
Profil dan Kontroversi Fadia Arafiq
Fadia Arafiq (48) merupakan putri dari pedangdut legendaris A. Rafiq.
Sebelum terjun ke dunia politik dan menjabat sebagai Bupati Pekalongan periode 2021–2024 dan terpilih kembali untuk periode berikutnya, ia dikenal sebagai penyanyi dangdut dengan lagu hits "Cik Cik Bum Bum" pada tahun 2000.
Namun, karier politiknya sempat diwarnai kontroversi. Pada tahun 2025, Fadia sempat viral karena akun Instagram resminya, @fadiaarafiq.official, melontarkan kalimat kasar kepada warganet yang mengeluhkan jalan rusak dan anggaran rumah sakit.
"Mulutmu kalau ngomong ojo (jangan) kurang ajar, diperiksa penegak hukum, mampus koe mengko (mampus kau nanti)!" tulis akun tersebut kala itu.
Kala itu, Fadia berdalih bahwa komentar tersebut ditulis oleh admin yang terpancing emosi akibat pesan tidak sopan dari warganet.
Kini, dengan adanya OTT KPK di Pekalongan, status hukum Fadia Arafiq dan pihak-pihak lain yang terjaring akan ditentukan dalam waktu 1x24 jam setelah penangkapan.
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Teka-teki Lima Mobil Dinas Pemkab Pekalongan Terparkir di Polres Pekalongan Kota, Terkait OTT KPK?
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang