KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT, Pernah Viral Maki Warganet di Instagram

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq (48), pada Selasa (3/3/2026). Penangkapan ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat kasus dugaan korupsi.
Pihak lembaga antirasuah mengonfirmasi bahwa saat ini Fadia Arafiq sedang dalam perjalanan menuju gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"KPK telah mengamankan Bupati Pekalongan (Fadia Arafiq) dalam kegiatan tangkap tangan. Saat ini yang bersangkutan dalam perjalanan menuju Jakarta," tulis pernyataan resmi KPK, Selasa.
Pernah Viral karena Maki Warganet
Sosok Fadia Arafiq sebelumnya sempat menjadi sorotan publik dan viral di media sosial pada tahun 2025. Hal ini dipicu oleh aktivitas akun Instagram resminya, @fadiaarafiq.official, yang melontarkan komentar kasar kepada warganet.
Insiden tersebut bermula saat seorang warganet dengan akun bernama Raya menanyakan kejelasan anggaran dan peresmian RS Ki Ageng Sedayu melalui kolom komentar.
"Peresmian RS Ki Ageng Sedayu kapan, Bu? Kabare anggaran sekian ora metu (kabarnya anggaran sekian tidak keluar)? Terus waktu kemarin ono (ada) acara neng Ketandan Wiradesa dipanggil ora teko (tidak datang)? Kenopo (kenapa), Bu? Wedi (takut) diperiksa kah?" tulis akun tersebut.
Pertanyaan itu justru dibalas dengan nada mengancam oleh akun Fadia Arafiq.
"Mulutmu kalau ngomong ojo (jangan) kurang ajar, diperiksa penegak hukum, mampus koe mengko (mampus kau nanti)! Urusan anggaran rak keluar, anggaran opo (masalah anggaran tidak keluar, anggaran apa)??? Jgn sampe dicari koe (jangan sampai dicari kamu), rak iso (tidak bisa) kasih pertanggung jawabkan omonganmu! #admin," balas akun @fadiaarafiq.official saat itu.
Menanggapi kegaduhan tersebut, Fadia sempat memberikan klarifikasi bahwa akun tersebut dikelola oleh admin. Ia berdalih admin pribadinya terpancing emosi setelah menerima pesan Direct Message (DM) yang dianggap tidak sopan.
Jejak Karier, dari Pedangdut hingga Bupati
Fadia Arafiq lahir di Jakarta pada 23 Mei 1978 dengan nama asli Laila Fathiah. Ia merupakan putri dari pedangdut legendaris Indonesia, A. Rafiq. Sebelum terjun ke dunia politik, Fadia sempat mengikuti jejak sang ayah sebagai penyanyi dangdut dan populer lewat single berjudul "Cik Cik Bum Bum" pada tahun 2000.
Karier politiknya dimulai saat menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011-2016 mendampingi Amat Antono. Setelah itu, ia menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan (2016-2021) dan Ketua KNPI Jawa Tengah.
Ia kemudian memenangi Pilkada dan menjabat sebagai Bupati Pekalongan periode 2021-2024 berpasangan dengan H. Riswadi. Fadia kembali terpilih dan menjabat untuk periode 2025-2030 sebelum akhirnya terjaring OTT KPK hari ini.
Berdasarkan data profilnya, Fadia menempuh pendidikan tinggi di beberapa universitas di Semarang, yakni:
- S1 Manajemen: Universitas AKI Semarang.
- S2 Manajemen: Universitas Stikubank Semarang.
- S3 (Doktor): UNTAG Semarang.
Istri dari Ashraff Abu ini memiliki enam orang anak dan dikenal aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan dan partai politik di Jawa Tengah.
KPK dijadwalkan akan memberikan keterangan pers lebih lanjut mengenai detail kasus yang menjerat Bupati Pekalongan ini serta status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut dalam waktu 1x24 jam.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK, Pernah Viral Karena Akun Instagram-nya Maki Warganet
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang