Messi Ungkap Fakta soal Rivalitas dengan Ronaldo, Tak Seperti Dugaan Banyak Orang
Komentar terbaru Lionel Messi soal persaingannya dengan Cristiano Ronaldo kembali menarik perhatian publik sepak bola dunia.
Pernyataan itu muncul dalam wawancara bersama Pollo Alvarez dan ramai dibahas di media sosial.
Selama hampir dua dekade, Messi dan Ronaldo menjadi dua nama paling dominan di sepak bola dunia.
Keduanya bersaing dalam perebutan gelar tim maupun penghargaan individu.
Perdebatan soal siapa pemain terbaik juga terus muncul di kalangan penggemar.
Persaingan paling panas terjadi saat Messi membela FC Barcelona dan Ronaldo bermain untuk Real Madrid CF.
Duel El Clasico kala itu selalu menjadi pusat perhatian karena mempertemukan dua pemain terbaik dunia di lapangan yang sama.
Persaingan Berlanjut Meski Pindah Klub
Rivalitas keduanya tetap terasa meski Ronaldo pindah ke Juventus FC pada 2018.
Pertemuan Barcelona dan Juventus di Liga Champions musim 2020-2021 kembali menghadirkan duel dua megabintang tersebut.
Pada 2021, keduanya kembali berganti klub. Messi bergabung dengan Paris Saint-Germain, sedangkan Ronaldo pulang ke Manchester United FC.
Cristiano Ronaldo saat masih membela Real Madrid melawan Lionel Messi yang memperkuat Barcelona dalam laga El Clasico di Stadion Santiago Bernabeu pada 23 Maret 2014.
Sorotan terhadap statistik dan pencapaian mereka masih terus muncul setiap pekan.
Namun, intensitas persaingan mulai menurun setelah keduanya meninggalkan Eropa pada 2023.
Ronaldo lebih dulu pindah ke Al Nassr FC di Liga Arab Saudi.
Beberapa bulan kemudian, Messi menyusul ke Amerika Serikat dan bergabung dengan Inter Miami CF.
Komentar Messi Tentang Ronaldo
Dalam wawancara tersebut, Messi menilai rivalitas mereka berjalan alami sebagai bagian dari sepak bola profesional.
"Itu sesuatu yang alami dalam dunia sepak bola," ujar Messi.
"Saya berada di Barcelona dan dia berada di Real Madrid, dan kami bersaing untuk segalanya baik secara kolektif maupun individu, jadi orang-orang selalu membandingkan kami."
"Tapi hubungan kami selalu baik dan penuh rasa hormat, dan semua yang terjadi murni persaingan sebagai atlet."
"Tidak ada yang bersifat pribadi."
"Kami tidak sering bertemu kecuali di pertandingan atau upacara penghargaan, dan kami selalu berhubungan baik."
"Saat ini kami berada di tahap hidup yang berbeda, tapi apa yang terjadi adalah rivalitas olahraga yang indah," tutur peraih delapan Ballon d'Or tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang