Bursa Asia Cerah Terdorong Rebound Pesat Bitcoin Lebih dari 7 Persen

Kota Gangnam di Korea Selatan.
Kota Gangnam di Korea Selatan.

Aset kripto paling berharga di dunia ini berhasil menguat lebih dari 7 persen hingga melampaui level US$90.000 dalam perdagangan Selasa malam, 2 Desember 2025. Lonjakan mendorong Bitcoin diperdagangkan di harga US$91.462.

Dikutip dari CNBC Internasional, indeks acuan Jepang, Nikkei 225, melonjam 0,74 persen. Sementara itu, indeks Topix dibuka datar.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 dibuka naik 0,3 persen jelang rilis sata produk domestik bruto (PDB) kuartal III-2025. Indeks berjangka Hang Seng menguat ke level 25.965 dari 26.095,05.

Indeks Kospi melambung 0,29 persen. Sementara itu, indeks Kosdaq yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi kecil meningkat 0,10 persen.

Pemerintah Korea Selatan akan merilis angka PDB kuartal III-2025 yang telah direvisi hari ini, Rabu, 3 Desember 2025. Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dijadwalkan akan berpidato di hadapan publik pada peringatan satu tahun kegagalan deklarasi darurat militer mantan Presiden Yoon Suk Yeol dilanjutkan dengan konferensi pers.

Indeks-indeks utama di bursa Amerika Serikat (AS), Wall Street, juga pulih dari beberapa kerugian dari sesi sebelumnya. Semalam, indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,39 persen.

Indeks S&P 500 mencatat kenaikan sebesar 0,25 persen. Kemudiam Nasdaq Composite yang sarat saham teknologi menguat sebesar 0,59 persen.