Bursa Asia Melesat, Rebound Saham AI di Wall Street Jadi Sentimen Positif
Saham produsen chip milik Jensen Huang, Nvidia, melejit lebih dari 1 persen setelah mencuatnya kabar rencana perusahaan untuk memulai pengiriman chip H200 ke Tiongkok pada pertengahan Februari 2026 mendatang. Saham Micron Technology melonjak sekitar 4 persen dan saham Oracle melambung lebih dari 3 persen.
Di Asia Tenggara, Singapura akan merilis data inflasi bulan November 2025. Para ekonom memperkirakan tingkat inflasi negara ini akan naik ke level tertinggi sepanjang tahun ini.
Dikutip dari CNBC Internasional, indeks acuan Jepang, Nikkei 225, menguat 0,18 persen. Indeks Topix yang mencetak lompatan harga sebesar 0,37 persen.
Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Di Korea Selatan, indeks Kospi meningkat 0,32 persen. Kemudian, indeks Kosdaq yang terdiri dari saham berkapitalisasi kecil ini melambung 0,21 persen.
Di Australia, indeks S&P/ASX 200 Australia melesat 0,46 persen. Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong naik ke posisi 25.909 dari posisi terakhir di level 25.801,77.
Meninjau Wall Street, ketiga indeks acuan kinclong. Indeks S&P 500 melesat 0,64 persen mencatatkan hari positif ketiga berturut-turut.
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 0,47 persen. Nasdaq Composite ditutup naik 0,52 persen.