Bursa Asia Cerah Dipimpin Jepang, Investor Acuhkan Konflik Geopolitik

Ilustrasi Tokyo, Jepang.
Ilustrasi Tokyo, Jepang.

3Pelaku pasar global akan mengawasi harga minyak di tengah protes yang sedang berlangsung di Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan sedang mempertimbangkan opsi intervensi di Iran.

Indeks acuan Jepang, Nikkei 225, melonjak 3,4 persen sekaligus memimpin kenaikan di kawasan Asia. Indeks Topix melambung 2,13 persen.

Dikutip dari CNBC Internasional, kinclongnya indeks acuan di negara Matahari Terbit ini ditopang lompatan harga saham-saham unggulan. Saham SoftBank menguat hingga 5 persen, saham Advantest naik 8,99 persen dan saham Tokyo Electron naik sebesar 8,31 persen.

Ilustrasi sedang investasi

Di Korea Selatan, indeks Kospi meningkat 0,62 persen. Sementara itu, indeks Kosdaq yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi kecil melemah 0,30 persen.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 menguat 0,68 persen. 

Semalam di bursa AS, saham-saham pulih dari titik terendahnya. Bahkan, indeks S&P 500 dan indeks Dow Jones Industrial Average menyentuh rekor tertinggi intraday baru dan ditutup pada level tertinggi sepanjang masa. 

Indeks S&P 500 naik 0,16 persen dan ditutup pada 6.977,27 sementara  Dow Jones Industrial Average  naik 86,13 poin atau 0,17 persen ke level 49.590,20. Indeks Nasdaq Composite ikut terangkat 0,26 persen menjadi 23.733,90.