Bursa Asia Kinclong, Investor Pantau Keputusan Bank Sentral Jepang dan Geopolitik

Ilustrasi Indeks Wall Street.
Ilustrasi Indeks Wall Street.

Par ekonom memprediksi bank sentral akan mempertahankan suku bunga di level 0,75 persen. Analis HSBC memperkirakan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) akan terjadi pada bulan Juli 2026.

Namun, pihaknya memperingatkan bahwa depresiasi yen lebih lanjut dapat mempercepat BoJ untuk menaikan suku bunga. Sehingga membuka pintu bagi kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Dalam rilis laporan Outlook triwulan, bank sentral menyebut bulan April sebagai alternatif yang paling memungkinkan. Tertulis juga mengenai kejelasan terkait upah Shunto tahun ini, dengan potensi kenaikan 25 bps.

Bank of Japan (BOJ)

Pelaku pasar juga mengawasi produsen chip Asia setelah saham Intel yang berbasis di California anjlok 13 perse dalam perdagangan setelah jam kerja di bursa Amerika Serikat (AS), Wall Street. Penurunan akibat proyeksi pendapatan yang lemah untuk kuartal saat ini saat perusahaan membukukan pendapatan kuartal IV-2025 melebihi ekspektasi pasar.

Dikutip dari CNBC Internasional, indeks acuan Jepang, Nikkei 225, naik tipis 0,09 persen. Indeks Topix mencatat penguatan sebesar 0,27 persen.

Di Korea Selatan, indeks Kospi melonjak 0,7 persen. Indeks Kosdaq yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi kecil meningkat 0,74 persen.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong menguat ke level 26.917 dari posisi sebelumnya di area 26.629,96. Indeks S&P/ASX 200 Australia dibuka datar. 

Di Wall Street, ketiga indeks acuan kompak membukukan kenaikan pada penutupan perdagangan semalam. Indeks  S&P 500 naik 0,55 persen menjadi 6.913,35. 

Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 306,78 poin atau 0,63 persen ke level pada 49.384,01. Indeks yang terdiri dari 30 saham ini pulih dari kerugian  yang terjadi awal pekan ini menyusul pengumuman tarif baru Eropa  oleh Presiden Donald Trump.

Indeks Nasdaq Composite melesat 0,91 persen dan ditutup pada 23.436,02. Kenaikan sejalan menguatnya saham  Nvidia, Microsoft, dan Meta Platforms.