Bursa Asia Kinclong Susul Wall Street, Perpanjangan Gencatan Senjata AS-Iran Dongkrak Pasar

Bursa Jepang.
Bursa Jepang.

Keputusan Trump mendongkrak sentimen di kalangan investor. Angin segar juga dipicu keyakinan laporan pendapatan korporasi yang lebih baik. 

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump mengatakan, gencatan senjata akan diperpanjang selama dua minggu atau sampai hingga pemerintah Iran mengajukan proposal atau diskusi damai. Sementara itu, militer AS akan melanjutkan blokade pelabuhan Iran.

Sementara itu, pemerintah Iran menyampaikan para negosiator  tidak akan menghadiri pembicaraan dengan AS karena hanya buang-buang waktu. 

Presiden AS, Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei

Mengutip CNBC Internasional, indeks Kospi Korea Selatan naik 1,33% persen. Indeks Kosdaq yang terdiri dari perusahaan berkapitalisasi kecil melonjak 0,58 persen. 

Ekonomi Korea Selatan sepanjang kuartal I-2026 dilaporkan sebagai pertumbuhan tercepat sejak kuartal III-2020. Negeri Gingseng ini membukukan pertumbuhan ekonomi sebesar 1,7 persen dibandingkan kuartal sebelumnya atau melampaui perkiraan Reuters sebesar 1,0 persen dan pulih dari kontraksi 0,2 persen pada kuartal sebelumnya.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 melesat 0,40 persen. Sedangkan, indeks Topix turun tipis 0,16 persen. 

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 Australia merosot 0,56 persen. Indeks Hang Seng Hong berjangka naik tipis ke posisi 26.169 dari sebelumnya di level 26.163,24. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama sesi perdagangan Rabu, 22 April 2026, indeks S&P 500 melesat 1,05 persen ke level 7.137,90. Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi mencapai level tertinggi sepanjang masa dalam perdagangan intraday dengan lonjakan 1,64 persen dan ditutup pada area 24.657,57. 

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average naik 340,65 poin atau 0,69 persen menembus level 49.490,03