Terpopuler: IG Erick Thohir Disemprot Netizen, Gulat Indonesia Panen Medali SEA Games
- 5. Emas ke-76 Indonesia Datang dari Triathlon, Duathlon Estafet Campuran Tampil Gemilang di SEA Games 2025
- 4. Menang Dramatis atas Thailand, Tim Polo Air Putra Indonesia Hadapi Singapura di Final SEA Games 2025
- 3. Gulat Indonesia Panen Medali di SEA Games 2025, Aliansyah Pertahankan Emas Greco-Roman
- 2. Terpopuler: 72 Emas Indonesia di SEA Games 2025, Sabar Tetap Sabar Tak Punya Raket
- 1. IG Erick Thohir hanya Posting Medali Emas SEA Games 2025, Warganet: Atlet yang Dapat Perak-Perunggu Juga Berjuang!
Kanal Sport viva.co.id dipenuhi kabar membanggakan sekaligus perbincangan hangat sepanjang Kamis 18 Desember 2025. Prestasi atlet Indonesia di SEA Games 2025 di Thailand terus mengalir, mulai dari emas ke-76 yang dipersembahkan cabang triathlon, perjuangan dramatis tim polo air putra menuju final, hingga dominasi gulat Merah Putih. Di sisi lain, aktivitas media sosial Menpora Erick Thohir juga memantik perhatian warganet.
Berikut lima artikel terpopuler di kanal Sport viva.co.id:
5. Emas ke-76 Indonesia Datang dari Triathlon, Duathlon Estafet Campuran Tampil Gemilang di SEA Games 2025
Tim triathlon Indonesia menyumbang medali emas ke-76 bagi kontingen Merah Putih di SEA Games 2025 Thailand. Emas tersebut diraih dari disiplin duathlon nomor estafet campuran yang berlangsung di Leam Mae Phim, Klaeng District, Rayong, Kamis 18 Desember 2025.
Tim estafet campuran Indonesia yang diperkuat Martina Ayu Pratiwi, Azizah Khusnul Qotimah, Ronald Bintang Setiawan, dan Alias Praji tampil konsisten sejak awal lomba hingga finis. Mereka mencatatkan waktu akumulatif 1 jam 33 menit 58 detik, unggul atas Filipina yang meraih perak dengan waktu 1 jam 35 menit 35 detik serta Singapura yang harus puas dengan perunggu setelah membukukan 1 jam 36 menit 47 detik.
Emas dari nomor ini melengkapi pencapaian sebelumnya di hari yang sama, ketika trio Martina Ayu Pratiwi, Eva Desiana, dan Zahra Bulan Aprillia lebih dulu mempersembahkan emas dari nomor estafet putri. Hasil tersebut menempatkan duathlon sebagai salah satu disiplin paling produktif bagi tim triathlon Indonesia di SEA Games edisi kali ini.
Selain dua emas, Indonesia juga menambah perak dari nomor estafet putra. Tim yang diperkuat Rashif Amila Yaqin, Ronald Bintang Setiawan, dan Alias Praji finis dengan catatan waktu 1 jam 6 menit 55 detik, hanya terpaut dua detik dari Vietnam yang keluar sebagai peraih emas.
Dengan tambahan tersebut, tim triathlon Indonesia kini mengoleksi total lima emas, tiga perak, dan satu perunggu di SEA Games 2025. Tiga emas lainnya diraih dari disiplin akuatlon melalui nomor estafet beregu putra, estafet beregu putri, dan estafet beregu campuran.
4. Menang Dramatis atas Thailand, Tim Polo Air Putra Indonesia Hadapi Singapura di Final SEA Games 2025
Tim polo air putra Indonesia tinggal selangkah lagi menuju medali emas SEA Games 2025. Kepastian itu didapat setelah Rezza Auditya Putra dan kawan-kawan sukses menaklukkan tuan rumah Thailand dengan skor 10-7 pada laga yang berlangsung di Thammasat University Rangsit Campus, Kamis (18/12/2025).
Bermain di bawah tekanan ribuan pendukung Thailand, tim Merah Putih sempat mengalami kesulitan di awal pertandingan. Gempuran agresif tuan rumah membuat Indonesia tertinggal 1-3 pada fase awal laga.
Namun memasuki babak kedua, permainan Indonesia mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Tiga gol berhasil dicetak, sementara Thailand hanya mampu membalas satu gol. Kiper Novian Dwiputra tampil solid di bawah mistar, membuat skor imbang 4-4 menutup paruh pertama.
Momentum sepenuhnya beralih ke Indonesia selepas jeda. Serangan bertubi-tubi yang dipimpin Ridjkie Mulia dan kolega membuat Thailand kewalahan. Indonesia unggul jauh 9-5 di akhir babak ketiga.
Pada periode terakhir, Indonesia memilih bermain lebih disiplin dengan fokus menjaga pertahanan. Strategi tersebut terbukti efektif hingga peluit akhir berbunyi. Indonesia pun memastikan kemenangan 10-7 atas Thailand.
3. Gulat Indonesia Panen Medali di SEA Games 2025, Aliansyah Pertahankan Emas Greco-Roman
Cabang olahraga gulat kembali menyumbang prestasi bagi Indonesia di SEA Games 2025 Thailand. Tim gulat Merah Putih mengamankan satu medali emas dan tiga perak dari nomor greco-roman yang digelar di Pacific Park Sriracha, Chonburi, Rabu 17 Desember 2025.
Medali emas dipersembahkan M Aliansyah dari kelas 67 kilogram putra. Pegulat andalan Indonesia itu sukses mempertahankan gelar juara yang sebelumnya ia raih pada SEA Games 2023 Kamboja, sekaligus menegaskan dominasinya di kawasan Asia Tenggara.
Aliansyah tampil impresif sejak babak penyisihan Grup A. Ia menyapu bersih tiga kemenangan atas atlet Myanmar Tun Wana dengan skor 4-0, pegulat Vietnam Bui Manh Hung 3-1, serta wakil Filipina Joe Fer Callado 4-0. Hasil tersebut mengantarkannya melaju ke semifinal.
Pada semifinal, Aliansyah kembali menunjukkan superioritas dengan menundukkan pegulat Laos Dawson Sihavong tanpa perlawanan berarti lewat skor 4-0. Di partai final, ia kembali berhadapan dengan rival lamanya, Bui Manh Hung. Duel ulangan dua edisi SEA Games itu kembali dimenangkan Aliansyah dengan skor 3-1 untuk memastikan emas tetap berada di tangan Indonesia.
Sementara itu, tiga medali perak Indonesia diraih dari kelas 77 kilogram, 87 kilogram, dan 97 kilogram putra. Di kelas 77 kilogram, Andika Sulaeman gagal mempertahankan emas yang ia raih pada SEA Games 2023. Meski tampil solid sejak penyisihan dan menyingkirkan pegulat tuan rumah Wisit Thamwirat di semifinal, Andika harus mengakui keunggulan pegulat Vietnam Nguyen Cong Manh 1-3 pada laga final.
2. Terpopuler: 72 Emas Indonesia di SEA Games 2025, Sabar Tetap Sabar Tak Punya Raket
erita mengenai komentar Menpora Erick Thohir yang menyoroti keberhasilan kontingen Indonesia merebut 72 medali emas di SEA Games 2025 menjadi buruan pembaca VIVA Sport sepanjang Rabu 17 Desember 2025.
Kabar lain yang menjadi sorotan adalah pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang sukses medali emas di nomor individu dan beregu di SEA Games 2025.
Di balik sorak sorai kemenangan, tersimpan kisah haru yang tak banyak diketahui orang. Masa kecil Sabar nyaris menjadi hambatan sebelum ia menjejakkan kaki di pentas internasional. Ayahnya, Thomas Garlan, menceritakan bagaimana anaknya sempat tak punya raket, bahkan harus berjuang menabung dari uang saku seadanya.
1. IG Erick Thohir hanya Posting Medali Emas SEA Games 2025, Warganet: Atlet yang Dapat Perak-Perunggu Juga Berjuang!
ktivitas media sosial Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang juga Ketua Umum PSSI Erick Thohir kembali menjadi perbincangan warganet.
Sejumlah netizen menyoroti unggahan Erick di Instagram pribadi yang dinilai hanya berfokus pada perolehan medali emas Indonesia di SEA Games 2025 Thailand, tanpa menyinggung Timnas Indonesia maupun capaian medali lainnya.
Dalam beberapa waktu terakhir, unggahan Erick memang didominasi konten terkait keberhasilan atlet Indonesia meraih emas. Uniknya, hampir seluruh postingan tersebut hanya menampilkan medali emas, tanpa menyertakan apresiasi terhadap peraih medali perak maupun perunggu.
Kondisi ini kontras dengan akun Instagram Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang secara konsisten memposting seluruh capaian atlet Indonesia, mulai dari medali perunggu, perak, hingga emas.
Perbedaan pendekatan tersebut memicu kritik dari warganet. Sejumlah komentar di kolom Instagram Erick menilai unggahan sang Ketua Umum PSSI terkesan mengabaikan perjuangan atlet yang tidak meraih emas.