IHSG Sesi I Naik Dekati Level 8.890, Cek 3 Saham 'Rajai' Jajaran LQ45

Pergerakan IHSG.
Pergerakan IHSG.

Nilai transaksi sepanjang sesi perdagangan tercatat mencapai Rp 19,56 triliun. Jumlah ini merupakan akumulasi dari 2,71 juta frekuensi transaksi yang dilakukan pada investor.

Tim Analis Phintraco Sekuritas menilai secara teknikal, pembentukan histogram positif pada MACD masih berlanjut. Indikayor stochastic RSI berada pada overbought area.

Ilustrasi sedang Investasi

Lonjakan IHSG turut ditopang kinclongnya sejumlah sektor saham. Sektor bahan baku melesat 2,81 persen, sektor properti meningkat 0,98 persen dan sektor industri menguat 0,90 persen.

Sebaliknya, sektor transportasi mengalami koreksi relatif tajam sebesar 1,18 persen. Penurunan juga melanda sektor infrastruktur sebesar 0,34 persen dan sektor keuangan tergelincir 0,03 persen.

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang level 8.850-8.900 pada perdagangan sesi kedua," demikian proyeksi Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutil dari riset harian pada Selasa, 6 Januari 2026.

Phintraco Sekuritas melaporkan tiga emiten saham yang membukukan lompatan harga tertinggi di jajaran 45 saham unggulan alias kategori LQ45 sebagai berikut:

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

Saham AMMN mencetak kenaikan dua digit sebesar 14,64 persen atau 1.025 poin sehingga terbang menyentuh area 8.025.

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)

Saham ADMR melonjak sebesar 12,77 persen atau 210 poin menjadi 1.855.

PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)

Saham NCKL menyusul penguatan sebesar 9,75 persen atau 115 poin ke level 1.295.