IHSG Ditutup Turun Tipis Tertekan Saham BCA Jelang Ex Date Pembagian Dividen

Ilustrasi papan IHSG.
Ilustrasi papan IHSG.

“IHSG ditutup melemah setelah bergerak melemah pada awal perdagangan sesi I, pelemahan IHSG berkurang menjelang penutupan sesi I. Pada sesi II, IHSG rebound dan bergerak fluktuatif,” ulas Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Senin, 30 Maret 2026.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saham sektor energi membukukan penguatan terbesar, yakni 2,18 persen seiring dengan berlanjutnya kenaikan harga minyak mentah akibat konflik di Timur Tengah yang masih berlangsung. 

Sedangkan saham sektor keuangan mencatatkan pelemahan paling dalam sebesar 1,17 persen. Koreksi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi penyumbang penurunan terbesar karena memasuki ex date dividend serta koreksi saham perbankan lainnya di tengah kekhawatiran akan prospek ekonomi. 

Ilustrasi Investasi

“Secara teknikal, pembentukan histogram MACD cenderung sideways sehingga IHSG diperkirakan bergerak dikisaran level 7.000-7.200 pada perdagangan Selasa besok,” lanjut Tim Analis Phintraco Sekuritas. 

Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas juga melaporkan sejumlah emiten berhasil membukukan lonjakan meski IHSG masih terkoreksi. Berikut tiga top gainers di jajaran 45 saham unggulan (LQ45).

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)

Saham AADI melesat 8,85 persen atau 950 poin ke level 11.675.

Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)

Saham DSSA meningkat 6,62 persen atau 4.150 poin dan ditutup pada area 66.875.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)

Saham MAPI naik 6,42 persen atau 70 poin menjadi 1.160.