IHSG Sesi I Terbang ke Level 8.600, Cek 3 Saham Pendorong
Pergerakan IHSG terpantau berada di rentang area 8.565 sampai 8.617. Nilai transaksi membukukan nominal sebesar Rp 11,98 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,57 juta.
Mayoritas sektor saham cerah dipimpin lonjakan sektor industri sebesar 3,02 persen. Sektor lain yang mencatar lonjakan pesat adala sektor siklikal sebesar 2,02 persen dan sektor infrastruktur sebesar 1,42 persen.
Sebaliknya, sektor kesehatan dan teknologi merosot di tengah tren positif IHSG. Masing-masing melemah sebesar 1,04 persen dan 0,50 persen.
Tim Analis Phintraco Sekuritas menilai secara teknikal, terdapat pembentukan histogram positif pada MACD. Kondisi ini diiringi dengan Stochastic RSI yang berpotensi membentuk Golden Cross di pivot area.
"Kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang level 8.980-8.620 pada perdagangan sesi kedua perdagangan," jelas Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari risetnya pada Selasa, 2 Desember 2025.
Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas juga melaporkan tiga yang mencetak lompatan harga tertinggi sehingga memuncaki jajaran saham-saham unggulan. Berikut top gainers di LQ45.
Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
Saham JPFA melesat 6,08 persen atau 160 poin menjadi 2.790.
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)
Saham EMTK meningkat sebesar 5,37 persen atau 65 poin ke level 1.275.
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)
Saham ADMR menguat sebesar 3,97 persen atau 50 poin ke area 1.310.