IHSG Ditutup Naik Tipis Tertahan Saham GOTO, Cek 3 Saham Kinclong di LQ45
Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 21,11 triliun sementara volume transaksi harian sebesar Rp 602,74 juta. Aktivitas perdagangan yang dilakukan para pelaku pasar cenderung ramai, yakni sebanyak 2,44 juta transaksi.
Meski IHSG kinclong, masyoritas sektor saham tergerus dipimpin penurunan sektor kesehatan sebesar 1,63 persen. Sektor teknologi melemah 1,56 persen, sektor transportasi menyusut 1,52 persen, sektor energi turun 1,20 persen, sektor keuangan tergerus 0,16 persen dan sektor properti turun tipis 0,01 persen.
Sektor konsumer siklikal membukukan kenaikan tertinggi sebesar 2,53 persen. Kemudian sektor konsumer non-siklikal melambung 1,53 persen, sektor infrastruktur meningkat 0,96 persen dan sektor industri menguat 0,03 persen.
Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.
Analis Phintraco Sekuritas mengatakan, sebelumnya IHSG sempat dibuka menguat hingga mencapai level 7,069. Penguatan indeks berkurang dan cenderung bergerak dua arah pada sesi kedua.
"Pemicu pelemahan IHSG antara lain berasal dari koreksi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) setelah pemerintah melalui Peraturan Presiden No.27 Tahun 2026 secara resmi membatasi potongan aplikator maksimal 8 persen," ungkap Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Senin, 4 Mei 2026.
Menurut Analis Phintraco Sekuritas, kondisi ini memicu kecemasan investor akan prospek fundamental saham GOTO karena dinilai kebijakan tersebut dapat menurunkan pendapatan dan marjin perseroan.
Adapun sejumlah emiten berhasil mencetak lompatan harga tertinggi (top gainers) di jajaran saham unggulan (LQ45) antara lain:
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)
Saham AMRT melesat 7,95 persen atau 105 poin menjadi 1.425.
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)
Saham MAPI menguat 6,58 persen atau 80 poin ke level 1.295.
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
Saham JPFA nail 6,05 persen atau 150 poin ditutup ke posisi 2.630.