IHSG Reli Tembus 7.100 Didorong Sektor Transportasi, Cek 3 Saham Tercuan di LQ45

Penutupan IHSG.
Penutupan IHSG.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Volume transaksi harian tercatat senilai Rp 225,72 juta dengan nilai transaksi mencapai Rp 10,47 triliun. Aktivitas perdagangan yang dilakukan para investor sebanyak 1,49 juta transaksi. 

Mayoritas sektor saham kompak mencatat hasil positif. Sektor keuangan menjadi satu-satunya yang mencatat koreksi sebesar 0,87 persen. 

IHSG

Sektor transportasi memimpin kenaikan sebesar 2,28 persen lalu sektor bahan baku meningkat 1,98 persen dan sektor teknologi menguat 1,52 persen. Hasil positif dicetak sektor properti sebesar 1,42 persen, sektor industri naik 1,36 persen dan sektor konsumer non-siklikal melambung 1,35 persen. 

Kemudian sektor infrastruktur melonjak 0,87 persen, sektor konsumer siklikal naik 0,84 persen, sektor energi meningkat 0,41 persen, dan sektor kesehatan menguat 0,21 persen. 

Analis Phintraco Sekuritas menila secara teknikal, IHSG telah menembus level resistance psikologis 7.100. Ini diikuti dengan penyempitan negatif pada histogram MACD dan stochastic RSI yang bergerak naik dari area oversold. 

Dengan kombinasi sinyal tersebut, kami memperkirakan IHSG akan melanjutkan penguatan dan bepotensi menguji level 7.125 pada sesi kedua perdagangan hari ini," demikian proyeksi Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset harian Rabu, 6 Mei 2026. 

Phintraco Sekuritas juga melaporkan sejumlah emiten membukukan lompatan harga tertinggi di jajaran saham unggulan. Berikut tiga saham top gainers di LQ45.

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

Saham UNVR melesat 8,84 persen atau 145 poin hingga menembus level 1.785.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)

Saham AMRT meningkat sebesar 4,86 persen atau 70 poin menjadi 1.510.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA)

Saham ESSA menyusul lonjakan sebesar 4,71 persen atau 40 poin ke area 890.