Hari Ikan 2025, Begini Cara Regal Springs Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Regal Springs Indonesia di bawah naungan PT Aqua Farm Nusantara menegaskan komitmennya mendukung agenda nasional memperkuat ketahanan pangan melalui protein ikan berkualitas. Hal itu dikukuhkan dalam momentum peringatan Hari Ikan Nasional 2025.
Hal tersebut salah satunya diwujudkan dalam acara bertema ‘Celebrate National Fish Day & Unveiling a New Culinary Experience: Tilapia — A Source of Protein and Nutrition to Support Indonesia’s Golden Generation’, Regal Springs Indonesia menghadirkan diskusi bersama para pemangku kepentingan serta menyajikan Tilapia Fillet baru.
Presiden Direktur Regal Springs Indonesia Rudolf Hoeffelman menegaskan bagaimana kolaborasi Regal Springs Indonesia bersama pemerintah. Hal itu melalui produk ikan bermutu dapat berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan global, serta berkontribusi dalam ekonomi biru.
“Tilapia saat ini menjadi salah satu komoditas ekspor utama di sektor perikanan Indonesia, dan
semakin meningkat permintaannya di pasar global. Maka itu, hari ini kami ingin membawa pengalaman kuliner yang sama dengan yang dinikmati konsumen kami di pasar global, melalui tilapia untuk masyarakat Indonesia,“ jelas Rudolf dikutip dari keterangannya, Kamis, 27 November 2025.
Ia juga menambahkan, melalui tilapia fillet ini, diharapkan masyarakat bisa merasakan kualitas produk ikan yang premium, lebih percaya diri saat mengolah ikan dengan cara yang fleksibel, dan lebih puas dengan hasil masakannya. “Ini adalah bagian dari usaha kami menghadirkan pengalaman mengonsumsi whitefish generasi baru,” jelas Rudolf.
Dalam sambutannya virtualnya, Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan
dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP KKP) Ishartini menyampaikan bahwa seiring meningkatnya jumlah penduduk dunia, kebutuhan protein hewani juga semakin tinggi. Ikan diakui sebagai sumber gizi terbaik, terutama untuk pertumbuhan anak dan peningkatan kualitas kesehatan.
Ishartini juga menekankan tilapia merupakan salah satu komoditas budidaya perikanan air tawar
yang bernilai gizi tinggi, dengan kandungan protein sekitar 25 gr per 100 gr daging, serta omega-3, dan
vitamin penting lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan jantung, otak dan fungsi tubuh secara
keseluruhan.
“Oleh sebab itu, mari bersama-sama mengubah budaya makan ikan dan membuat persepsi positif terhadap makan ikan melalui sosialisasi, edukasi dan diversifikasi olahan ikan, penjualan ikan siap masak, dan memastikan masyarakat dapat mengakses ikan yang segar dan berkualitas serta kampanye makan ikan, ”jelasnya.
Ia menambahkan, penyediaan sumber protein ikan hasil budidaya perlu terus dikembangkan, tentunya dengan upaya yang bijak terhadap lingkungan. Seperti yang dilakukan oleh Regal Springs Indonesia atas kepeduliannya terhadap lingkungan di Danau Toba, sebagai tempat budidaya tilapia.
“Semoga melalui kerja sama mengubah budaya makan ikan dan membuat persepsi positif terhadap makan ikan. Melalui pemerintah dengan pelaku usaha dan stakeholder terkait kita bisa memajukan sektor perikanan dan menghasilkan Generasi Emas Indonesia,” harap Ishartini.Pada Hari Ikan Nasional 2025 ini,
Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Tb. Haeru Rahayu, menegaskan bahwa perikanan budidaya harus dijalankan secara ramah lingkungan dan berkelanjutan, sejalan dengan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) berbasis ekonomi biru serta regulasi yang berlaku.
“Tentunya diperlukan terus menerus studi dan kajian komprehensif mengenai budidaya ikan di Indonesia yang melibatkan akademisi, pelaku usaha, asosiasi, komunitas masyarakat, pemerintah, hingga media. Kolaborasi ini penting untuk menjaga posisi Indonesia sebagai negara eksportir, sehingga tilapia dapat terus menembus pasar dunia,” tutur Tebe.