Hari Ikan Nasional: Kenali Jenis Ikan yang Durinya Sedikit dan Mudah Diolah

Hari Ikan Nasional diperingati tanggal 21 November setiap tahunnya. Ini adalah momentum untuk kembali mengingatkan akan pentingnya mengonsumsi ikan bagi masyarakat.
Seperti pada peringatan Hari Ikan Nasional 2025, mengutip KOMPAS.com yang rilis pada Minggu (23/11/2025), Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan bahwa protein memiliki peran besar dalam pertumbuhan.
Untuk itu, Zulhas menargetkan Indonesia dapat mencapai swasembada protein pada 2026.
“Harus swasembada, dihidangkan di meja anak-anak kita, dilatih agart cerdas, dengan demikian berubah gizinya, IQ-nya,” jelas Zulhas dalam acara Puncak Hari Ikan Nasional 2025, Minggu.
Salah satu sumber protein penting berasal dari ikan. Ada sejumlah jenis ikan yang mudah diolah untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
Yaitu jenis yang cenderung memiliki daging tebal serta duri yang sedikit atau mudah dipisahkan, sehingga proses memasaknya relatif cepat.
Pilihan jenis ikan tersebut juga lebih aman dan ramah untuk anak-anak, lansia, maupun pemula yang baru belajar memasak.
Berikut daftar ikan yang mudah diolah dan populer di Indonesia dengan karakter duri yang sedikit dilansir dari Buku “Koleksi 120 Resep Masakan Ikan” (2011) karya Yasa Boga terbitan Gramedia Pustaka Utama.
1. Tenggiri
Bentuk ikan tenggiri umumnya bulat memanjang dan pipih. Ikan jenis ini tidak bersisik, namun sebelum diolah harus dikikis terlebih dahulu untuk mengurangi bau amis.
Ikan tenggiri termasuk yang tidak memiliki duri halus, dagingnya padat, lembut, dan hambar. Ikan ini kerap diolah menjadi hidangan padat seperti bakso, pempek, tekwan, hingga otak-otak ikan.
2. Kakap
Ikan kakap memiliki beberapa jenis populer, seperti kakap merah, kakap putih, dan kakap hitam. Kakap tidak memiliki duri halus dan memiliki daging tebal yang tidak mudah hancur meskipun dimasak dalam waktu lama.
Kekokohannya membuat ikan ini cocok untuk sup, grill, tumisan, hingga olahan saus asam manis.
3. Tongkol banyar
Tongkol banyar mempunyai daging padat dan cocok untuk berbagai olahan, seperti gulai, digoreng lalu disiram bumbu pedas, atau dimasak balado. Sisiknya sangat halus namun tetap perlu dikikis sebelum diolah.
Ikan ini minim duri halus sehingga aman dan praktis. Tongkol banyar juga sering diawetkan menjadi ikan asap maupun ikan pindang.
4. Belanak
Ukuran ikan belanak di pasaran cukup beragam, ada yang panjangnya hanya sejengkal, ada juga yang mencapai 20 sentimeter. Umumnya memiliki warna putih-abu dan bersisik padat.
Daging ikan ini cenderung lembut, padat, dan bebas dari duri halus, sehingga cocok digoreng, dibakar, atau acar kuning.
5. Bawal
Bawal memiliki ciri khas warna hitam dan putih, serta bersisik halus. Ikan ini memang tidak memiliki duri halus, namun dagingnya kurang tebal.
Biasanya, ikan bawal diolah dengan cara digoreng tepung atau dipanggang.
6. Gurami
Gurami merupakan ikan air tawar dengan daging padat, lembut, dan bebas dari duri halus. Rasanya gurih dan teksturnya tidak mudah hancur saat dimasak. Gurami sering disajikan dalam bentuk goreng, bakar, hingga kuah asam.
7. Nila
Nila memiliki daging cukup padat dan tidak banyak mengandung duri halus, sehingga mudah diolah dan aman dikonsumsi. Ikan ini kerap dijadikan menu goreng, bakar, maupun pepes karena rasanya ringan dan bumbunya mudah meresap.
Itulah jenis ikan yang tidak memiliki banyak duri halus, sehingga lebih aman dikonsumsi dan mudah diolah sebagai hidangan lezat di rumah.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.