Rahasia Nicholas Saputra Jaga Kesehatan Mental di Tengah Banjir Informasi Digital
Aktor Nicholas Saputra mengungkap rahasia menjaga ketenangan pikirannya di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya stres datang dari paparan informasi yang berlebihan setiap hari.
Nicholas berbagi pandangannya tentang pentingnya memilah informasi demi menjaga kesehatan mental.
“Terkadang stres datangnya bukan dari pekerjaan, kewajiban, atau hubungan kita dengan orang lain, tapi karena informasi yang begitu banyak yang merangsang stres,” jelas Nicholas dalam acara A Day of Purity bersama BEAR BRAND dan Nicholas Saputra yang digelar di Depok, Jawa Barat, Sabtu (11/10/2025).
Nicholas Saputra sebut informasi berlebihan bisa picu stres
Pemeran Rangga dalam film Ada Apa Dengan Cinta? itu menuturkan, pada era digital, manusia dibanjiri oleh begitu banyak informasi, baik dari media sosial, pemberitaan, maupun percakapan daring.
Melimpahnya informasi terkadang membuat batas antara fakta dan hoaks menjadi kabur sehingga membuat pikiran mudah lelah.
“Sekarang ini begitu banyak informasi yang bisa kita terima setiap harinya, bahkan terkadang sulit membedakan fakta dan hoaks. Paparan tersebut yang membuat kita jadi mudah stres dan mengganggu kesehatan mental,” jelasnya.
Menurut Nicholas, kesehatan mental seseorang bisa terganggu ketika otak terus-menerus dipaksa memproses informasi tanpa jeda.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjadi konsumen informasi yang bijak, bukan sekadar penerima pasif dari arus digital.
Selektif konsumsi konten
Aktor Nicholas Saputra (Tengah) dan Penulis Henry Manampiring (Kanan) dalam acara A Day of Purity bersama BEAR BRAND yang digelar di Depok, Jawa Barat, Sabtu (11/10/2025).
Sebagai seorang publik figur yang aktif di dunia hiburan dan sosial, Nicholas mengaku tetap berusaha menjaga keseimbangan dengan cara memilah konten yang ia konsumsi.
“Saya biasanya memilah-milih konten dan informasi yang saya konsumsi, supaya fokus dan kesehatan mentalnya juga bisa terjaga dengan baik,” ucap Nicholas.
Ia menilai, tidak semua hal yang muncul di lini masa perlu diserap. Justru dengan menyaring apa yang layak dikonsumsi, seseorang bisa menjaga fokus dan emosi tetap stabil.
Menurut aktor 41 tahun itu, apa yang kita lihat, baca, dan dengarkan setiap hari akan berdampak besar terhadap cara berpikir dan merespons kehidupan.
Maka dari itu, menjaga asupan informasi sama pentingnya dengan menjaga asupan makanan.
Cara Nicholas Saputra batasi penggunaan gadget
Nicholas Saputra membagikan rahasia menjaga kesehatan mental pada era digital, termasuk batasi penggunaan gadget.
Selain selektif terhadap informasi, Nicholas juga memiliki kebiasaan rutin yang ia sebut sebagai puasa gadget (gawai).
Cara ini, menurutnya, efektif untuk menenangkan pikiran dan memberi ruang bagi diri sendiri untuk benar-benar hadir di kehidupan nyata.
“Biasakan untuk tidak berinteraksi dengan gadget, terutama di waktu yang tidak produktif seperti malam hari dan pagi hari saat bangun tidur,” ujar Nicholas.
Laki-laki yang kerap disapa "nicsap" di media sosial ini mengakui, memutus hubungan sejenak dengan gawai memang sulit, terutama bagi mereka yang sudah terbiasa terhubung sepanjang waktu.
Namun, dengan latihan bertahap, tubuh dan pikiran akan mulai merasakan manfaatnya.
Puasa gadget, lanjutnya, bukan hanya tentang mengurangi waktu layar, tetapi juga tentang mengembalikan kendali atas perhatian yang selama ini mudah tersedot oleh notifikasi dan konten yang berseliweran di dunia maya.
Menjaga keseimbangan mental di tengah dunia serba cepat
Laki-laki kelahiran 24 Februari 1984 itu percaya, menjaga kesehatan mental bukan hanya soal meditasi atau berlibur, tapi juga tentang mengatur ulang pola konsumsi informasi dan interaksi digital.
Di tengah dunia yang bergerak cepat, ia berusaha menyeimbangkan antara tuntutan pekerjaan, kehidupan sosial, dan waktu pribadi.
Dengan selektif memilih informasi dan sesekali melepaskan diri dari gawai, Nicholas merasa pikirannya lebih jernih dan emosinya lebih stabil.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.