Sido Muncul Gandeng Nicholas Saputra Jadi Bintang Iklan Terbaru Tolak Angin “Dari Indonesia untuk Dunia”

Konferensi Pers Sido Muncul
Konferensi Pers Sido Muncul

 Menjelang usia ke-75 tahun pada November mendatang, PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) kembali memperkuat eksistensinya lewat peluncuran iklan televisi terbaru produk Tolak Angin bertema “Dari Indonesia untuk Dunia”. Kampanye ini menjadi simbol perjalanan panjang Tolak Angin sebagai produk herbal asli Indonesia yang telah dipercaya lintas generasi dan kini semakin dikenal di pasar internasional.

Dalam iklan terbaru tersebut, Sido Muncul menggandeng Nicholas Saputra sebagai brand ambassador terbaru Tolak Angin. Kehadiran aktor yang dikenal memiliki citra elegan, cerdas, dan aktif ini dinilai selaras dengan nilai yang selama ini dibangun oleh brand Tolak Angin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi penyegaran komunikasi brand tanpa meninggalkan identitas yang telah melekat kuat di masyarakat. Sebelumnya, Tolak Angin juga identik dengan sejumlah figur inspiratif seperti Rhenald Kasali dan Andy F. Noya.

Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat menilai peluncuran iklan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap produk herbal Indonesia.

"Dalam rangka ulang tahun Sido Muncul ke 75 tahun pada November mendatang nanti, kita meluncurkan iklan Tolak Angin dengan bintang iklan Nicholas Saputra. Kami berharap iklan ini nantinya membuat orang tidak gampang terpengaruh dengan berita-berita yang tidak benar. Kedua, pesannya adalah kemandirian di bidang pengobatan. Ketiga, tentunya adalah iklan ini memberikan dampak baik kepada generasi muda," ujarnya, dalam acara Launching iklan Tolak Angin versi Nicholas Saputra, di Jakarta, Senin 18 Mei 2026.

Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat

Iklan terbaru tersebut juga kembali mengangkat tagline legendaris “Orang Pintar Minum Tolak Angin” yang telah dikenal luas selama bertahun-tahun. Tagline itu merepresentasikan bahwa setiap orang memiliki kepintaran di bidangnya masing-masing.

Tak hanya memperkuat citra positif produk, kampanye ini juga menjadi bentuk edukasi publik sekaligus counter hoax terhadap berbagai informasi yang tidak benar mengenai Tolak Angin. Sido Muncul menegaskan bahwa produknya telah melalui berbagai penelitian dan pengujian ilmiah untuk memastikan kualitas serta keamanannya.

Direktur Marketing Sido Muncul, Maria Reviani Hidayat, menjelaskan bahwa pemilihan Nicholas Saputra sebagai brand ambassador bukan tanpa alasan. Menurutnya, Nicholas Saputra dikenal sangat selektif dan kritis dalam menentukan brand yang akan diwakilinya sehingga dianggap memiliki kredibilitas yang sesuai dengan citra Tolak Angin.

"Menurut saya, Nicholas Saputra itu orangnya sangat kritis dalam memilih brand yang akan diwakili. Setahu saya, dia juga suka minum Tolak Angin yang biru ya. Jadi, apa yang ditanyakan oleh Nicholas Saputra dan antusiasmenya mengenai Tolak Angin, buat saya lumayan mengharukan," jelas Maria Reviani Hidayat.

Nicholas Saputra

Nicholas Saputra

Menurut Maria, sikap kritis Nicholas justru menjadi nilai tambah karena menunjukkan bahwa proses kerja sama dibangun atas dasar pemahaman terhadap kualitas produk. Antusiasme Nicholas Saputra terhadap proses produksi hingga bahan baku herbal dinilai memperlihatkan ketertarikan yang genuine terhadap dunia jamu dan kesehatan berbasis herbal Indonesia.

Sementara itu, Nicholas Saputra mengaku memiliki pengalaman berkesan selama proses pembuatan iklan berlangsung. Salah satu momen yang paling membekas baginya adalah saat melihat langsung proses produksi di pabrik serta keterlibatan para petani dalam penyediaan bahan baku herbal.

“Tentu saja, melihat proses di pabrik menjadi sesuatu yang berkesan karena banyak sekali pengetahuan yang saya dapatkan. Saya dapat melihat bagaimana bahan baku itu dikirim ke petani supaya mereka mendapatkan keuntungan dengan memproduksi tanaman berkualitas,” jelas Nicholas Saputra.

Aktor yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan itu juga mengaku telah lama menggunakan Tolak Angin sebagai bagian dari gaya hidupnya. Menurutnya, jamu dan produk herbal merupakan warisan budaya Indonesia yang patut diapresiasi sekaligus dijaga keberlangsungannya.

“Saya lihat Tolak Angin sudah terbukti khasiatnya. Saya juga pakai sudah cukup lama dan menjadi bagian dari lifestyle saya. Saya dengan senang hati akan mengajak teman-teman untuk mengapresiasi warisan budaya kita ini dalam bentuk jamu dan menjadi bagian dari menjaga kesehatan,” jelas Nicholas Saputra.

Sebagai Obat Herbal Terstandar (OHT), Tolak Angin disebut telah diformulasikan sejak tahun 1930 dan lulus uji toksisitas maupun uji khasiat sehingga dinyatakan aman dikonsumsi dalam jangka panjang sesuai dosis yang dianjurkan. Pendekatan berbasis riset ini menjadi salah satu alasan mengapa Tolak Angin terus berupaya menghadirkan produk herbal dengan landasan scientific evidence yang kuat. Komitmen terhadap kualitas dan penelitian inilah yang membuat produk tersebut mampu diterima tidak hanya oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga pasar global.

Komitmen Sido Muncul terhadap pengembangan produk berbasis riset juga mendapat perhatian dari Mohammad Adib Khumaidi selaku Komisaris Independen Sido Muncul. Menurutnya, penguatan industri herbal nasional tidak hanya berkaitan dengan kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian farmasi Indonesia.

"Ini adalah bagian bahwa Sido Muncul ingin kesehatan melalui ketahanan farmasi dan obat, apalagi jamu, ini menjadi suatu penguat untuk kemudian meningkatkan ekonomi dan kesehatan masyarakat Indonesia," ujar DR. dr. Mohammad Adib Khumaidi, Sp.OT.

Ia menilai pendekatan scientific yang diterapkan Sido Muncul menunjukkan bahwa produk herbal Indonesia mampu berkembang mengikuti standar modern tanpa meninggalkan akar tradisionalnya. Dengan dukungan riset dan pengujian yang berkelanjutan, jamu dinilai memiliki peluang besar untuk semakin diterima di pasar global.

Lebih lanjut, pendapat serupa juga disampaikan Andy F. Noya, Jurnalis Senior sekaligus Brand Ambassador Tolak Angin, menurutnya, Nicholas Saputra merupakan sosok yang tepat menjadi wajah baru Tolak Angin karena dikenal menjaga integritas dan sangat berhati-hati dalam memilih kerjasama komersial.

"Ketika akhirnya mau menjadi bintang iklan Sido Muncul, itu artinya dia percaya pada fakta data yang tadi ada proses yang dilalui yaitu melalui research juga," kata Andy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Andy menilai keputusan Nicholas Saputra menerima tawaran tersebut menjadi sinyal positif bahwa Tolak Angin memiliki kredibilitas yang kuat sebagai produk herbal berbasis riset. Sosok Nicholas Saputra yang dikenal intelektual dan kritis juga dianggap mampu memperkuat pesan bahwa jamu Indonesia dapat dipandang modern, terpercaya, dan relevan bagi generasi muda.

Lewat peluncuran iklan terbaru ini, Sido Muncul berharap Tolak Angin dapat terus membawa semangat lokal Indonesia ke panggung dunia sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan kekayaan herbal terbaik di dunia. (LAN)