'Ruang Rahasia' untuk Kesehatan Mental

Paparan soal Wellbeing Center.
Paparan soal Wellbeing Center.

Perubahan ini turut membentuk kembali ekspektasi terhadap dunia pendidikan, di mana sekolah tidak lagi dipandang semata sebagai tempat pembelajaran akademik, tetapi juga sebagai lingkungan yang aman dan inklusif yang mendukung kesejahteraan emosional serta pembentukan karakter siswa.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjawab kebutuhan akan dukungan kesehatan mental siswa yang semakin kuat, Binus School menghadirkan “Wellbeing Center”, sebuah ruang aman untuk tumbuh dengan dukungan profesional, yang dirancang sebagai fasilitas terstruktur dan khusus guna mendukung perkembangan emosional, sosial, dan psikologis siswa.

Wellbeing Center menyediakan lingkungan yang terjaga kerahasiaannya dan dikelola secara profesional, di mana siswa dapat mencari bimbingan, melakukan refleksi, serta memperoleh dukungan.

Didukung oleh School Counselor profesional, fasilitas ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang konseling, tetapi juga sebagai pusat yang mudah diakses oleh seluruh siswa, serta mendorong siswa untuk berbicara secara terbuka dan merasa aman di lingkungan sekolah.

Lebih dari sekadar penambahan infrastruktur, Wellbeing Center yang berlokasi di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, ini mencerminkan komitmen sekolah untuk mengintegrasikan rasa aman secara emosional ke dalam kehidupan sekolah sehari-hari.

Fasilitas ini menjadi pusat koordinasi layanan preventif, identifikasi dini, serta intervensi responsif yang dijalankan secara terstruktur. Direktur Binus School Gerald Donovan menyampaikan bahwa kehadiran Wellbeing Center merupakan wujud pendidikan menyeluruh yang diusung sekolah.

“Kami ingin memastikan bahwa dukungan terhadap perkembangan emosional dan psikologis siswa diberikan secara proaktif dan profesional. Ketika siswa merasa aman, mereka akan lebih percaya diri untuk bertanya, mengeksplorasi, dan bertumbuh,” ujar Gerald, Kamis, 5 Maret 2026.

Pada jenjang Secondary (SMP dan SMA), siswa menghadapi tuntutan akademik yang semakin meningkat bersamaan dengan fase penting tumbuh kembang, keseimbangan antara tantangan intelektual dan stabilitas emosional menjadi hal yang krusial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Senada, Wellbeing Coordinator for Secondary, Inez Taniwangsa, menegaskan pentingnya keselarasan tersebut. Program ini dirancang untuk bertumbuh bersama siswa, memastikan bahwa perkembangan emosional dan pembentukan karakter dipupuk secara progresif di setiap tahap.

“Wellbeing Center memastikan bahwa ketika kami menantang siswa secara intelektual, kami juga memiliki komitmen yang sama kuatnya dalam mendukung keseimbangan emosional mereka. Prestasi akademik dan wellbeing harus berjalan beriringan,” jelas Inez.