UPDATE Banjir Sumatera Utara: Korban Meninggal 369 Jiwa, Terbanyak di Tapanuli Tengah

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban jiwa akibat banjir di Provinsi Sumatera Utara mencapai 369 jiwa per Jumat (19/12/2025) malam.
Update perkembangan tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, saat konferensi pers di kanal YouTube BNPB, Jumat (19/12/2025) pukul 17.00 WIB.
Berikut rincian jumlah korban meninggal banjir di Provinsi Sumatera Utara berdasarkan kabupaten terdampak (data BNPB Jumat):
- Tapanuli Tengah: 132
- Tapanuli Selatan: 87
- Kota Sibolga: 54
- Tapanuli Utara: 36
- Deli Serdang: 17
- Langkat: 15
- Kota Medan: 12
- Humbang Hasundutan: 10
- Pakpak Bharat: 2
- Nias: 1
- Nias Selatan: 1
- Kota Padang Sidempuan: 1.
Tidak ada data korban jiwa di Kabupaten Serdang Bedagai dan Mandailing Natal.
Jumlah korban hilang di Sumatera Utara 75 orang
Warga Kebun Pisang, korban banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara menerima bantuan dari donasi pembaca Kompas.com, Kamis (18/12/2025).
Untuk data korban hilang di Sumatera Utara, BNPB mencatat masih ada 71 orang yang masih belum ditemukan.
Berikut rincian jumlah korban hilang berdasarkan kabupatennya:
- Tapanuli Tengah: 37
- Tapanuli Selatan: 30
- Kota Sibolga: 1
- Tapanuli Utara: 2
- Humbang Hasundutan: 1
BNPB juga mencatat jumlah pengungsi mencapai di Sumatera Utara per malam hari ini mencapai 21.161 orang.
Total, jumlah korban jiwa di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat adalah 1.071 jiwa per hari ini.
Kemudian, korban yang masih belum ditemukan masih sekitar 185 orang dan warga yang mengungsi masih mencapai 526.868 jiwa.
Demikian informasi update data korban akibat banjir dan longsor di Provinsi Sumatera Utara per Jumat (19/12/2025) malam.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang