IHSG Ditutup Turun Tipis, Cek 3 Saham Kinclong di Jajaran LQ45

Ilustrasi papan IHSG.
Ilustrasi papan IHSG.

Meski IHSG melemah, sebagian besar sektor saham justru kompak menguat. Sektor infrastruktur memimpin lonjakan sebesar 2,32 persen.

Sektor industri menguat 0,90 persen, sektor kesehatan meningkat 0,96 persen, dan sektor energi melambung 0,82 persen. Kemudian sektor transportasi naik 0,62 persen, sektor keuangan menguat 0,22 persen dan sektor non-siklikal naik tipis 0,14 persen.

Sebaliknya, sektor teknologi anjlok terdalam sebesar 2,82 persen disusul koreksi sektor siklikal sebesar 1,16 persen. Penurunan juga dialami sektor properti dan bahan baku, masing-masing melemah 0,22 persen dan 0,18 persen.

Tim Analis Phintraco menilai secara teknikal, IHSG masih dalam posisi uptrend dalam jangka menengah panjang. Namun dalam jangka pendek, masih cenderung bergerak konsolidasi.

"IHSG masih di atas level MA5, MA20, MA50 dan MA200 sehingga masih dalam area bullish, namun saat ini momentumnya melambat. Stochastic RSI yang membentuk Golden Cross di dekat area oversold membuka peluang rebound jangka pendek," jelas Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset harian pada Rabu, 17 Desember 2025.

Phintraco Sekuritas juga melaporkan tiga emiten sukses mencetak lonjakan harga tertinggi di jajaran 45 saham unggulan alias LQ45 antara lain:

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)

Saham MAPI melonjak 6,61 persen atau 70 poin dan ditutup pada level 1.225.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

Saham JPFA melambung 4,53 persen atau 120 poin menjadi 2.770.

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL)

Selanjutnya, saham EXCL mencetak kenaikan sebesar 4,05 persen atau 150 poin hingga menembus area 1.850.