IHSG Anjlok 0,59 Persen di Sesi I, Simak 3 Saham Ini Justru Melejit di Tengah Tekanan
IHSG langsung terjun di awal sesi menuju area 7.524 dengan titik terendah intraday di posisi 7.518. Setelah itu, IHSG naik (rebound) perlahan memangkas koreksi meskipun belum mampu menembus di atas garis datar.
Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 9,63 triliun dengan volume transaksi harian sebesar Rp 23,05 miliar. Aktivitas perdagangan yang dilakukan investor sebanyak 1,50 juta transaksi.
Sektor energi turun paling dalam sebesar 0,87 persen disusul koreksi sektor infrastruktur sebesar 0,77 persen dan sektor kesehatan tergerus 0,04 persen.
Sementara itu, sektor bahan baku membukukan lonjakan drastis sebesar 2,58 persen. Sektor transportasi menyusul kenaikan sebesar 1,97 persen lalu sektor siklikal menguat 1,53 persen.
Ilustrasi IHSG.
Secara teknikal, Analis Phintraco Sekuritas melihat adanya pembentukan histogram positif pada MACD terus mengecil. Indikator Stochastic RSI sedang berada pada overbought area.
"Kami memperkirakan IHSG berpotensi lanjutkan penguatan menuju level 7525-7575 pada perdagangan Sesi II," demikian proyeksi Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Selasa, 21 April 2026.
Selain sejumlah sektor yang tetap kinclong saat IHSG terkoreksi, beberapa emiten di jajaran saham unggulan (LQ45) juga berhasil mencetak hasil positif. Berikut tiga saham top gainers di jajaran LQ45.
Barito Pacific Tbk (BRPT)
Saham BRPT melesat 9,35 persen atau 200 poin menjadi 2.340.
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)
Saham MAPI melonjak 3,98 persen atau 50 poin ke posisi 1.350.
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)
Saham GOTO naik sebesar 3,77 persen atau 2 poin ke level 55.