Pasar Lesu! IHSG Melemah 37 Poin, Intip 3 Saham LQ45 Tetap Kinclong
IHSG sempat menguat ke level 7.158, namun indeks juga terpanta jatuh ke level 7.051 sebagai titik terendah intraday. Aktivitas perdagangan cenderung landai ditandai nilai transaksi sebesar Rp 7,33 triliun, volume transaksi harian hanya Rp 13,34 miliar dan total transkasi sebanyak 990,2 ribu.
Seluruh sektor saham kompak rontok. Sektor konsumer siklikal menjadi satu-satunya yang membukukan kenaikan sebesar 0,94 persen.
Sektor energi mencatat koreksi paling buruk, yakni sebesar 1,89 persen. Penurunan drastis juga dicatatkan sektor industri sebesar 1,45 persen dan sektor teknologi anjlok 1,01 persen.
IHSG
Tim Analis Phintraco Sekurits menilai secara teknikal, IHSG belum mampu berada diatas MA5 dikisaran level 7.143. Hal ini seiring dengan pembentukan histogram positif pada MACD yang cenderung sideways dan indikator Stochastic RSI berpotensi Death Cross di pivot area.
"Kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang level 7.000-7.100 pada perdagangan Sesi II," demikian proyeksi Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Selasa, 31 Maret 2026.
Adapun sejumlah emiten tetap kinclong meski IHSG terdampar di zona merah. Berikut tiga saham dengan lompatan harga tertinggi (top gainers) di jajaran 45 emiten unggulan (LQ45).
Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
Saham INDF melejit 5,46 persen atau 325 poin hingga menembus level 6.275.
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)
Saham MAPI menguat 5,17 persen atau 60 poin ke area 1.220.
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
Saham KLBF naik 3,19 persen atau 30 poin menjadi 970.