Kentang Tak Disarankan Disimpan di Kulkas, Ini Alasannya
Menyimpan Kentang di dalam kulkas sering dianggap cara praktis agar lebih awet dan tidak cepat busuk.
Padahal, suhu dingin justru dapat memengaruhi kualitas kentang hingga memicu terbentuknya senyawa berbahaya saat dimasak.
Dilansir dari Antara, berikut alasan kentang sebaiknya tidak disimpan di kulkas.
1. Pati berubah menjadi gula
Suhu dingin di dalam kulkas dapat mengubah pati pada kentang menjadi gula.
Akibatnya, rasa kentang menjadi lebih manis dan teksturnya terasa lebih keras saat dimasak.
Perubahan ini juga dapat memengaruhi kualitas kentang secara keseluruhan, terutama jika digunakan untuk digoreng atau dipanggang.
2. Bisa memicu pembentukan akrilamida
Kentang yang disimpan di kulkas berisiko menghasilkan senyawa akrilamida ketika dimasak pada suhu tinggi.
Akrilamida terbentuk dari reaksi antara gula dan asam amino asparagin saat proses menggoreng atau memanggang.
Senyawa ini diketahui bersifat karsinogenik dan dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker jika dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang.
3. Kandungan vitamin C bisa berkurang
Penyimpanan pada suhu rendah juga dapat menurunkan kandungan vitamin C dalam kentang.
Ilustrasi kentang.
Padahal, vitamin C merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga daya tahan dan kesehatan secara umum.
4. Kentang lebih cepat membusuk
Kelembapan di dalam kulkas dapat mempercepat pertumbuhan jamur dan bakteri pada kentang.
Selain itu, kurangnya sirkulasi udara membuat kentang lebih mudah lembap sehingga proses pembusukan berlangsung lebih cepat.
Cara menyimpan kentang yang tepat
Agar kualitas kentang tetap terjaga, simpan kentang di tempat yang sejuk, gelap, dan kering dengan suhu sekitar 7–12 derajat Celsius.
Hindari menyimpan kentang di dalam kantong plastik karena dapat meningkatkan kelembapan.
Sebaiknya gunakan kantong kertas atau keranjang dengan ventilasi udara yang baik agar kentang tetap kering dan tahan lebih lama.
Dengan menyimpan kentang dengan tepat, kentang dapat tetap segar, aman dikonsumsi, dan kandungan gizinya lebih terjaga sebelum diolah menjadi berbagai hidangan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang