Buya Yahya Jelaskan Pahala Besar dari Menutup Aurat, Disebut Lebih Utama dari Salat Sunnah
Penjelasan tentang kewajiban menutup aurat kembali menjadi perhatian publik setelah ceramah dari Buya Yahya ramai dibagikan di berbagai platform media sosial. Dalam tausiyah tersebut, ia menekankan bahwa mengenakan jilbab bukan sekadar pilihan gaya berpakaian, melainkan bagian dari ibadah yang memiliki nilai pahala besar di sisi Allah.
Topik ini menjadi penting karena masih banyak umat Muslim, khususnya perempuan, yang menganggap penggunaan jilbab hanya sebatas kewajiban di tempat tertentu, seperti majelis atau acara keagamaan. Padahal, menurut Buya Yahya, menutup aurat memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam ajaran Islam karena termasuk kewajiban, bukan sekadar anjuran.
Dalam ceramahnya, Buya Yahya menegaskan bahwa mengenakan jilbab adalah bentuk ibadah yang nilainya tidak boleh diremehkan. Ia bahkan menyebutkan bahwa pahala menutup aurat bisa lebih besar dibandingkan beberapa ibadah sunnah.
“Mengenakan jilbab semacam ini adalah ibadah. Jauh lebih gede pahalanya daripada salat dhuha yang Anda dirikan. Jauh lebih gede pahalanya daripada salat tahajud yang Anda lakukan wahai para ibu-ibu yang salehah. Karena apa? Menutup aurat hukumnya wajib. Salat dhuha adalah sunnah,” jelas Buya Yahya yang dikutip dari kanal YouTube-nya pada Selasa, 6 April 2026.
Selain menegaskan nilai ibadah dari penggunaan jilbab, Buya Yahya juga mengingatkan agar menutup aurat tidak dilakukan hanya di tempat tertentu saja. Ia menyoroti kebiasaan sebagian orang yang memakai jilbab ketika menghadiri pengajian atau majelis, namun melepasnya setelah pulang ke rumah atau saat tidak berada di lingkungan tersebut.
Menurutnya, sikap seperti itu perlu diperbaiki karena menutup aurat seharusnya dilakukan secara konsisten, terutama ketika bertemu dengan laki-laki yang bukan mahram.
“Maka kenakan ini di saat Anda bertemu dengan kaum pria. Jangan hanya di saat ketemu di majelis, sampai di rumah lalu dibuka. Enggak begitu,” jelasnya lagi.
Dalam lanjutan penjelasannya, Buya Yahya menekankan pentingnya niat dalam menjalankan kewajiban menutup aurat. Ia menyebut bahwa setiap upaya menjaga aurat dengan niat ibadah akan mendapatkan nilai pahala di sisi Allah.
“Anda ini salehah benar dalam kedudukkan kami. Gunakan di rumah dan niati itu adalah ibadah. Anda menjaga aurat Anda, ibadah. ada nilai di hadapan Allah seperti melaksanakan ibadah salat-salat lebih dari itu,” tandasnya.