Jangan Buang Ampas Kopi, Ini 16 Manfaatnya

ampas kopi, Jangan Buang Ampas Kopi, Ini 16 Manfaatnya, 1. Pupuk alami untuk tanaman, 2. Bahan pupuk kompos, 3. Pengusir serangga dan hama, 4. Usir kutu hewan peliharaan, 5. Menetralkan bau, 6. Scrub pembersih alami, 7. Membersihkan panci dan wajan, 8. Eksfoliasi kulit, 9. Mengurangi tampilan selulit, 10. Pewarna alami, 11. Membersihkan abu perapian, 12. Pengempuk daging, 13. Merangsang pertumbuhan rambut, 14. Memperbaiki goresan furnitur kayu, 15. Media tanam jamur, 16. Mengatasi lingkar mata gelap

Ampas kopi sering kali langsung berakhir di tempat sampah setelah diseduh karena kita menganggapnya sudah tidak berguna.

Padahal, sisa seduhan kopi ini menyimpan banyak manfaat, mulai dari pupuk tanaman, pengusir hama, bahan perawatan kulit, hingga pembersih rumah.

16 manfaat ampas kopi

Inilah 16 cara kreatif menggunakan ampas kopi bekas yang bisa kamu coba:

1. Pupuk alami untuk tanaman

Tanah tidak selalu memiliki nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan optimal. Ampas kopi mengandung berbagai senyawa bioaktif yang dapat memperkaya tanah serta meningkatkan kualitas tanaman dan sayuran.

Cara pakai: Taburkan langsung di sekitar area tanah tanaman.

2. Bahan pupuk kompos

Ampas kopi dapat meningkatkan proses pengomposan karena membantu menyerap logam berat yang berpotensi mencemari tanah.

Penelitian bahkan menunjukkan bahwa kompos dengan 40 persen ampas kopi menghasilkan kualitas terbaik dan emisi gas rumah kaca paling rendah.

  • Bahan kompos lainnya: kulit telur, daun kering, rumput, sisa sayur & buah.
  • Yang perlu dihindari: sisa daging, ikan, susu, minyak, dan tanaman berpenyakit.

3. Pengusir serangga dan hama

Kandungan tertentu dalam ampas kopi bersifat toksik bagi serangga seperti semut dan nyamuk.

Cara pakai: Taburkan ampas kopi basah di area yang sering dilewati serangga.

4. Usir kutu hewan peliharaan

Setelah memandikan hewan, gosokkan ampas kopi ke seluruh bulunya sebelum dibilas. Ini dapat membantu mengusir kutu secara alami.

Catatan: Ampas kopi hanya digunakan secara eksternal. Jangan sampai termakan karena beracun bagi anjing. Bila kutu tetap ada, konsultasikan ke dokter hewan.

5. Menetralkan bau

Ampas kopi mengandung senyawa penyerap bau yang efektif menghilangkan aroma tak sedap.

Letakkan mangkuk kecil berisi ampas kopi dalam kulkas, laci, tas olahraga, atau simpan dalam kaus kaki bekas sebagai pengharum portabel.

6. Scrub pembersih alami

Tekstur kasar ampas kopi cocok untuk menggosok permukaan keras yang sulit dibersihkan, sekaligus memiliki sifat antibakteri dan antivirus.

ampas kopi, Jangan Buang Ampas Kopi, Ini 16 Manfaatnya, 1. Pupuk alami untuk tanaman, 2. Bahan pupuk kompos, 3. Pengusir serangga dan hama, 4. Usir kutu hewan peliharaan, 5. Menetralkan bau, 6. Scrub pembersih alami, 7. Membersihkan panci dan wajan, 8. Eksfoliasi kulit, 9. Mengurangi tampilan selulit, 10. Pewarna alami, 11. Membersihkan abu perapian, 12. Pengempuk daging, 13. Merangsang pertumbuhan rambut, 14. Memperbaiki goresan furnitur kayu, 15. Media tanam jamur, 16. Mengatasi lingkar mata gelap

Ilustrasi masker ampas kopi.

Hindari: permukaan berpori yang mudah menyerap warna cokelat.

7. Membersihkan panci dan wajan

Taburkan ampas kopi pada permukaan panci atau wajan yang berkerak, lalu gosok seperti biasa. Bilas hingga bersih.

8. Eksfoliasi kulit

Sifat abrasif dan antibakterinya membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori.

Campur dengan sedikit air atau madu untuk membuat scrub wajah, tubuh, atau bibir.

9. Mengurangi tampilan selulit

Kafein dapat meningkatkan aliran darah dan membantu memecah lemak di bawah kulit sehingga tampilan selulit tampak berkurang.

Cara pakai: Campur dengan air atau minyak kelapa, gosok area selulit 10 menit, 2 kali per minggu.

10. Pewarna alami

Rehidrasi ampas kopi untuk membuat pewarna alami murah meriah. Cocok untuk:

  • kain katun
  • linen
  • kertas
  • benang

Hasilnya memberi efek vintage atau membantu menutup noda lama.

Cuci dengan air dingin setelah proses pewarnaan agar hasil lebih stabil.

11. Membersihkan abu perapian

Menaburkan ampas kopi pada tumpukan abu membantu menimbang debu sehingga tidak beterbangan saat dibersihkan.

12. Pengempuk daging

Kopi mengandung asam dan enzim yang bisa membantu melunakkan daging.

  • Tambahkan ke bumbu kering (dry rub) dan diamkan 2 jam sebelum memasak, atau
  • Seduh ulang ampas kopi, dinginkan, lalu gunakan sebagai marinasi hingga 24 jam.

13. Merangsang pertumbuhan rambut

Kafein dapat membantu mempercepat pertumbuhan rambut dan bermanfaat untuk kondisi kerontokan tertentu.

ampas kopi, Jangan Buang Ampas Kopi, Ini 16 Manfaatnya, 1. Pupuk alami untuk tanaman, 2. Bahan pupuk kompos, 3. Pengusir serangga dan hama, 4. Usir kutu hewan peliharaan, 5. Menetralkan bau, 6. Scrub pembersih alami, 7. Membersihkan panci dan wajan, 8. Eksfoliasi kulit, 9. Mengurangi tampilan selulit, 10. Pewarna alami, 11. Membersihkan abu perapian, 12. Pengempuk daging, 13. Merangsang pertumbuhan rambut, 14. Memperbaiki goresan furnitur kayu, 15. Media tanam jamur, 16. Mengatasi lingkar mata gelap

Ilustrasi ampas kopi.

Sebelum keramas, pijatkan ampas kopi ke kulit kepala selama beberapa menit, lalu bilas dan cuci seperti biasa.

14. Memperbaiki goresan furnitur kayu

Buat pasta dari ampas kopi dan sedikit air, lalu oleskan dengan cotton bud ke area goresan.

Diamkan 5–10 menit sebelum mengelapnya. Ulangi hingga warna menyatu.

15. Media tanam jamur

Jamur membutuhkan substrat khusus, dan ampas kopi yang kaya nutrisi bisa menjadi media yang ideal.

Selain itu, proses penyeduhan kopi secara alami sudah mensterilkan ampas, sehingga lebih praktis untuk pemula.

16. Mengatasi lingkar mata gelap

Produk perawatan kulit berkafein terbukti membantu mengurangi bengkak dan lingkar hitam di bawah mata.

Campurkan ampas kopi dengan air atau minyak kelapa, oleskan selama 10 menit, lalu bilas.

Apakah ampas kopi aman dikonsumsi?

Beberapa senyawa dalam ampas kopi dapat memberikan manfaat kesehatan, seperti mengurangi inflamasi dan stres oksidatif.

Namun, ada juga risiko peningkatan kolesterol karena kandungan cafestol dan kahweol yang biasanya tersaring saat proses penyeduhan.

Mengonsumsi ampas kopi dalam jumlah kecil, misalnya dalam resep kue atau bumbu panggang, umumnya dianggap aman asal tidak terlalu sering.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang