BWF Rilis Format Baru Indonesia Open 11 Hari, PBSI Sambut Baik

PBSI, Indonesia Open, BWF Rilis Format Baru Indonesia Open 11 Hari, PBSI Sambut Baik

Pengurus Pusat PBSI menanggapi kebijakan baru BWF yang berkaitan dengan format penyelenggaraan Indonesia Open dan turnamen level Super 1000 lain mulai 2027.

Langkah strategis dilakukan BWF dalam rangka meningkatkan kualitas kompetisi tahun depan. Salah satunya adalah memodifikasi format turnamen BWF World Tour level Super 1000.

Setiap turnamen Super 1000 akan berlangsung selama 11 hari dan mencakup dua akhir pekan, dengan seluruh pertandingan disiarkan secara global.

Nomor tunggal akan diikuti 48 pemain dengan sistem babak grup yang dilanjutkan ke fase gugur, sementara di ganda mempertandingkan 32 pasangan dengan sistem gugur. 

Sementara itu, turnamen Super 750, Super 500, Super 300, dan Super 100 tetap diselenggarakan dengan durasi enam hari, dengan peningkatan jumlah pertandingan yang diproduksi untuk siaran televisi. 

Skema ini memastikan keseimbangan kalender kompetisi sepanjang tahun, sekaligus menjaga kualitas pertandingan dan kondisi bertanding para atlet di seluruh level.

Tantangan Tersendiri untuk PBSI

Kabid Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, menyambut baik penerapan format baru BWF yang menambah durasi Indonesia Open dari biasanya enam menjadi 11 hari. 

PBSI, Indonesia Open, BWF Rilis Format Baru Indonesia Open 11 Hari, PBSI Sambut Baik

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, kala beraksi dalam babak 32 besar Indonesia Open 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2025).

Hal ini merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam mendukung arah pengembangan bulutangkis dunia yang dicanangkan oleh BWF.

“Dari sisi penyelenggara, penerapan durasi 11 hari tentu berdampak pada meningkatnya biaya operasional karena waktu pelaksanaan yang lebih panjang," kata Bambang dalam keterangan tertulis PBSI, Selasa (10/2/2026). 

"Namun, PBSI memandangnya sebagai investasi jangka panjang untuk mempertahankan posisi Indonesia Open sebagai turnamen premier dunia, sekaligus menghadirkan standar tinggi yang sejalan dengan arah global BWF,” jelasnya.

Nilai Tambah Format Baru Indonesia Open

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan bahwa format baru Indonesia Open juga memberikan nilai tambah dari sisi atlet. 

“Jumlah peserta nomor tunggal bertambah dari 32 menjadi 48 pemain, sehingga membuka peluang yang lebih luas bagi atlet untuk tampil di level tertinggi," ujar Bambang. 

"Atlet juga akan menjalani lebih banyak pertandingan karena menggunakan sistem setengah kompetisi hingga lolos ke babak 16 besar,” tuturnya.

Menurut Bambang, durasi 11 hari Indonesia Open nantinya telah mempertimbangkan aspek kondisi bertanding dan pemulihan fisik atlet yang sejak awal menjadi perhatian utama. 

“Dengan durasi turnamen lebih panjang serta hanya mengunakan dua lapangan pertandingan, atlet memiliki waktu istirahat lebih memadai."

"Hal ini diharapkan dapat menjaga kualitas permainan dan performa atlet sepanjang turnamen,” tandas Bambang Roedyanto.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang