Usai Tuduhan Gunakan Spons, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Datangi Pedagang Es Kue Jadul untuk Minta Maaf Langsung

Viral sidak pedagang es kue jadul yang dituding pakai bahan spons
Viral sidak pedagang es kue jadul yang dituding pakai bahan spons

 Kasus yang menimpa Sudrajat pedagang es kue jadul terus mendapat sorotan publik. Seperti diketahui, belakangan muncul video yang menunjukkan anggota babinsa dan bhabinkamtibmas menuding dagangan penjual es yang berusia sepuh itu menggunakan spons.

Menyusul dengan viralnya video itu, anggota babinsa dan bhabinkamtibmas terlihat mendatangi kediaman Sudrajat di kawasan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Dalam potongan video yang diunggah di akun gosip @lambeturah, anggota bhabinkamtibmas yang bernama Ikhwan itu meminta maaf kepada Sudrajat.

”Assalamualaikum wr wb, pak Sudrajat izin saya Ikhwan bersama pak Heri datang kemari didampingi pimpinan kami ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya pak atas kekhilafan yang terjadi,” kata dia.

Ikhwan juga menyebut bahwa tidak ada sedikit pun terlintas darinya untuk melukai hati Sudrajat. Dia juga meminta agar Sudrajat bisa memaafkannya dan tidak lagi memperpanjang masalah ini.

”Tidak ada niat sengaja untuk melukai bapak. Bapak ridho memaafkan saya? InsyaAllah ya pak. Tidak dipermasalahkan lagi. Terima kasih pak Sudrajaat, ibu,” kata dia.

Sementara itu, anggota Babinsa, yakni Heri juga meminta maaf kepada Sudrajat. Dia mengaku salah dan berjanji ke depannya akan berhati-hati lagi dalam bersikap.

”Saya babinsa Kelurahan panjang saya minta maaf dari dalam hati yang paling dalam ke pak Sudrajat karena kekhilafan saya. Minta maaf yang paling dalam ya, Pak, sehat selalu," kata Heri yang kemudian mencium tangan Sudrajat.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah video viral di media sosial yang menunjukkan anggota babinsa dan bhabinkamtibmas tengah mengintrogasi seoranng penjual es kue jadul. Dalam video tersebut kedua anggota tersebut menuding dagangan penjual es yang berusia sepuh itu menggunakan spons.  

“Assalamualaikum saya bersama pak babinsa ini kita dapat penjual es kue jadul. Sekarang harap hati-hati ya bagi orang tua karena ini udah rekayasa bukan bahan kue lagi atau pudding tapi bahan spons.” kata seorang anggota bhabinkamtibmas seperti dikutip dari unggahan ulang akun Instagram lambeturah, Selasa 27 Januari 2026. 

Aparat kepolisian tersebut kemudian membakar es kue dagangan sang kakek menggunakan korek api. Menurutnya, jika es tersebut terbuat dari spons, maka akan mudah meleleh saat dibakar.

“Ini bisa kita lihat bahan spons kalau dibakar dia meleleh. Ini spons ya, dibakar meleleh dia,” kata dia.

Di sisi lain, anggota babinsa yang ikut sidak bersama bhabinkamtibmas itu kemudian meremas es kue jadul itu. Dia kemudian meminta penjual es kue jadul itu untuk memakan es dagangannya sendiri. Sementara itu anggota babinsa lain menyebut sang pedagang harus memakan habis dagangannya dengan alasan agar anak-anak tidak menjadi korbannya.

“Makan ni makan habisin kamu telen. Yang modar biar kamu, jangan anak-anak kecil kasihan itu, telan!,” kata anggota babinsa itu.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim keamanan pangan atau security food Dokpol Polda Metro Jaya terhadap sampel es kue, es gabus, agar-agar dan coklat meses menunjukkan bahwa makanan tersebut dipastikan aman dan layak konsumsi.

“Tim Dokkes juga telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya jelas produk tersebut layak dikonsumsi atau tidak mengandung zat berbahaya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra.