Hotman Paris Ungkap Siap Kirimkan 10 Pengacara Untuk Bantu Pedagang Es Kue Jadul

Hotman Paris.
Hotman Paris.

 Kasus tudingan tak mendasar yang dialamatkan anggota babinsa dan bhabimkamtibmas terhadap pedagang kue es jadul, Sudrajat terus mendapat perhatian luas. Termasuk dari pengacara kenamaan Hotman Paris Hutapea. Melalui akun Instagram resminya, Hotman mengaku siap untuk membantu memberikan pendampingan hukum untuk Sudrajat.

”Buat bapak korban penjual es kue yang lagi ramai di medsos yang ribuan orang minta tolong ke Hotman untuk membantu penjual es kue ini. Saya sudah posting, kalau bisa korban atau keluarganya menghubungi Hotman 911 dengan senang hati saya akan kirim tim pengacara Hotman 911,” kata Hotman Paris dikutip dari akun Instagramnya, Rabu 28 Januari 2026.

Disebut Hotman Paris, bantuan pendampingan hukum yang ditawarkan kepada Sudrajat pun gratis. Ia menegaskan bantuan tersebut diberikan murni atas dasar kemanusiaan, bukan untuk mencari popularitas.

”Hotman 911 punya tim pengacara di seluruh Indonesia dan tidak dibayar alias gratis. Kalau para naga bayar saya mahal, tapi kalau rakyat susah seperti ini ribuan masyarakat kita tolong. Tidak ada munafik-munafik untuk mencari nama, aku sudah terkenal ngapain cari nama,” kata dia melanjutkan.

Hotman Paris memastikan akan mengerahkan hingga 10 pengacara dari timnya. Tim tersebut siap memberikan bantuan hukum penuh kepada Suderajat di mana pun berada. Maka dari itu, kata Hotman, Sudrajat ataupun keluarganya bisa segera menghubunginya.

”Jadi kepada penjual kue yang di medsos lagi ramai sebagai korban silahkan bapak atau anaknya atau keluarganya menghubungi Hotman 911 saya akan langsung mengirim 10 pengacara untuk menemui bapak hari ini juga. Kirim hubungi kami segera, gampang hubungi kita. Hubungi wartawan kalau Anda tidak tau, suruh wartawannya agar hubungi saya. Kami akan menemui keluarga kamu dimana pun Anda mau. Penjual es kue, Hotman 911 siap,” kata dia.

Sebagai informasi, sebuah video viral di media sosial yang menunjukkan anggota babinsa dan bhabinkamtibmas tengah mengintrogasi seoranng penjual es kue jadul. Dalam video tersebut kedua anggota tersebut menuding dagangan penjual es yang berusia sepuh itu menggunakan spons.  

“Assalamualaikum saya bersama pak babinsa ini kita dapat penjual es kue jadul. Sekarang harap hati-hati ya bagi orang tua karena ini udah rekayasa bukan bahan kue lagi atau pudding tapi bahan spons.” kata seorang apparat polisi seperti dikutip dari unggahan ulang akun Instagram lambeturah, Selasa 27 Januari 2026. 

Aparat kepolisian tersebut kemudian membakar es kue dagangan sang kakek menggunakan korek api. Menurutnya, jika es tersebut terbuat dari spons, maka akan mudah meleleh saat dibakar.

“Ini bisa kita lihat bahan spons kalau dibakar dia meleleh. Ini spons ya, dibakar meleleh dia,” kata dia.

Di sisi lain, anggota babinsa yang ikut sidak bersama anggota polisi itu kemudian meremas es kue jadul itu. Dia kemudian meminta penjual es kue jadul itu untuk memakan es dagangannya sendiri. Bahkan sang anggota tentara itu menyebut sang pedagang harus memakan habis dagangannya dengan alasan agar anak-anak tidak menjadi korbannya.

“Makan ni makan habisin kamu telen. Yang modar biar kamu, jangan anak-anak kecil kasihan itu, telan!,” kata sang aparat tentara itu.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim keamanan pangan atau security food Dokpol Polda Metro Jaya terhadap sampel es kue, es gabus, agar-agar dan coklat meses menunjukkan bahwa makanan tersebut dipastikan aman dan layak konsumsi.

“Tim Dokkes juga telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya jelas produk tersebut layak dikonsumsi atau tidak mengandung zat berbahaya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra.