Sindir soal Rp200 Juta dan Keluarkan Kata Kasar, Sarwendah Berujung Minta Maaf
Sarwendah belakangan disorot lantaran perseteruannya dengan sang mantan suami, Ruben Onsu, yang ramai diperbincangkan di media sosial. Polemik yang awalnya berkaitan dengan nafkah anak dan hak bertemu buah hati mereka berkembang menjadi perdebatan panjang yang menyita perhatian publik. Kini, Sarwendah berujung minta maaf.
Sebelumnya, Sarwendah sempat viral karena mengeluarkan pernyataan yang dianggap menyindir Ruben Onsu saat melakukan siaran langsung. Dalam video yang beredar luas, ia menyinggung nominal Rp200 juta yang belakangan dikaitkan dengan persoalan nafkah anak pasca perceraian.
Ruben juga mengakui bahwa sempat terjadi penghentian pengiriman nafkah. Menurut pihak Ruben, keputusan tersebut berkaitan dengan kesepakatan pasca perceraian yang disebut tidak berjalan sebagaimana mestinya. Salah satu persoalan yang mencuat adalah kesulitan Ruben untuk bertemu ketiga anaknya, padahal sebelumnya disebut ada kesepakatan mengenai waktu pertemuan secara rutin.
Pernyataan Sarwendah dalam live streaming kemudian menuai beragam reaksi. Sebagian netizen menilai dirinya terlalu emosional, sementara yang lain memberikan dukungan karena menganggap ia sedang berada dalam situasi yang sulit.
Namun setelah video tersebut menjadi viral dan memicu berbagai komentar, Sarwendah akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui sebuah video klarifikasi.
Dalam pernyataannya, Sarwendah mengawali dengan mengucapkan terima kasih kepada keluarga, sahabat, masyarakat, dan para penggemar yang selama ini mendukung perjalanan hidupnya.
"Halo semuanya, saya Sarwendah. Melalui video ini saya ingin menyampaikan beberapa hal. Pertama-tama izinkan saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semuanya, keluarga besar, teman-teman, masyarakat, dan para penggemar yang selama ini selalu setia menemani perjalanan saya," ujarnya yang dikutip dari Instagram @sarwendah29 pada Jumat, 5 Juni 2026.
Sarwendah mengaku menyadari bahwa potongan video yang beredar telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Ia juga mengakui bahwa kata-kata yang terlontar saat itu tidak mencerminkan sikap yang seharusnya ditunjukkan kepada publik.
"Saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial. Saya menyadari bahwa kata-kata saya tersebut tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati," kata Sarwendah.
Ia juga menyebut bahwa persoalan pribadi seharusnya bisa diselesaikan dalam suasana yang lebih tenang tanpa harus menjadi konsumsi publik.
"Hal-hal yang seharusnya cukup diselesaikan di ruang lebih tenang kini turut menyita perhatian dan energi dari banyak pihak. Oleh karena itu, saya minta maaf dari lubuk hati saya kepada semuanya,” lanjutnya.
Tak hanya kepada publik, Sarwendah secara khusus menyampaikan permintaan maaf kepada ketiga anaknya yang ikut terseret dalam pemberitaan.
"Maaf yang terdalam kepada anak-anak saya. Apapun yang terjadi di antara kehidupan orang dewasa, mereka tidak seharusnya terbawa ke dalam pemberitaan yang beredar,” lanjutnya lagi.
Sebagai seorang ibu, ia menegaskan akan terus berupaya melindungi dan mengutamakan kebahagiaan anak-anaknya di atas segala hal.
"Saya berjanji akan terus berusaha menjadi ibu yang melindungi, merawat, dan mengutamakan kebahagiaan dan masa depan mereka,” ucapnya..
Sarwendah juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemarnya yang tetap memberikan dukungan di tengah berbagai persoalan yang sedang dihadapinya.
“Kepada para penggemar saya yang selama ini tulus dan terus mendukung saya. Karena kalian, saya tidak pernah merasa sendirian,” ucapnya lagi.
Di akhir pernyataannya, Sarwendah meminta publik memberikan ruang baginya untuk menyelesaikan persoalan pribadi secara kekeluargaan dan dengan kepala dingin.
"Saya mohon kepada semua untuk memberikan ruang dan waktu bagi saya menyelesaikan urusan pribadi saya ini dengan lebih baik secara kekeluargaan dan penuh kedewasaan,” tutup Sarwendah.