Meski Sudah Ngaku dan Minta Maaf, Denada Belum Hubungi Ressa untuk Bertemu Langsung
Meski Denada telah menyampaikan pengakuan dan permintaan maaf secara terbuka melalui video di media sosial, hingga kini diketahui belum ada komunikasi langsung antara Denada dan anak kandungnya, Ressa Rizky Rosano. Hal inilah yang menjadi sorotan utama dari pihak Ressa, yang menegaskan bahwa permintaan maaf tersebut belum sepenuhnya menyentuh hatinya karena belum disampaikan secara personal.
Ressa menyampaikan bahwa dirinya bersyukur atas pengakuan tersebut, namun masih menyimpan keinginan besar untuk bertemu langsung demi membangun hubungan yang lebih baik sebagai ibu dan anak. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Ressa Rizky Rosano
“Alhamdulillah. Tapi Ressa juga pengin ditemuin. Seneng pasti seneng. Tapi juga menjalin hubungan lah yang baik,” ujar Ressa saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan pada Selasa, 3 Februari 2026.
Saat ditanya apakah sudah ada komunikasi langsung setelah video pengakuan Denada beredar, Ressa menjawab singkat dan tegas.
“Belum, nggak ada,” ujarnya lagi singkat.
Ressa mengaku tidak ingin berspekulasi soal motif di balik video tersebut. Namun ia menegaskan bahwa meski senang, hatinya belum sepenuhnya tenang karena belum ada pertemuan langsung.
“Yang pastinya Ressa seneng, tapi kan juga Ressa ingin bertemu,” harap Ressa.
Ressa secara jujur mengungkapkan bahwa permintaan maaf Denada belum sepenuhnya ia rasakan secara emosional. Menurutnya, ada hal mendasar yang masih kurang. Saat ditanya apa yang membuatnya bisa merasa lebih puas dan tenang, Ressa menjawab dengan sederhana namun bermakna.
“Ya bertemulah. Bertemu,” ungkapnya.
Kuasa hukum Ressa, Ronald, menilai bahwa pengakuan yang disampaikan lewat media sosial tidak cukup secara batiniah. Menurutnya, hubungan ibu dan anak tidak bisa diselesaikan hanya melalui konferensi pers atau video.
“Yang dimaksud pengakuan itu, bagaimana caranya ya, ada hubungan batiniah antara seorang ibu kepada anaknya. Yang tidak mungkin itu disampaikan lewat konferensi pers, lewat media sosial (Medsos). Harus tatap muka, entah nanti diikuti dengan rasa pelukan yang hangat,” tegas Ronald.
Ronald bahkan mempertanyakan ketulusan pengakuan tersebut jika tidak diikuti dengan langkah nyata.
“Ini kan lucu ini Denada ini. Jangan-jangan sampai dia membuat framing ya, itu tadi, bahwa pengakuan itu adalah untuk mengantisipasi agar dia nanti tidak lagi diblokir di stasiun TV,” tegasnya lagi.
Di akhir wawancara, Ressa kembali menegaskan bahwa keinginannya sangat sederhana. Ia tidak menuntut banyak hal, hanya ingin bertemu secara langsung dengan sang ibu.
“Ya intinya ingin bertemu aja. Intinya itu. Pengen ketemu… kurang lebih nggak sampai 20 menit,” kata Ressa.
Hingga kini, Ressa mengaku masih menunggu pintu komunikasi itu dibuka dengan ibu kandungnya, Denada.
“Ya intinya Ressa menunggu. Sampai Ibu buka komunikasi,” tandasnya.